Jakarta, HMI Tegal Kab
Tema Islam Nusantara kembali hangat diperbincangkan masyarakat dunia maya, khususnya di Twitter. Para netizen bahkan sukses mengantarkan tagar #VisiIslamNusantara masuk topik terhangat (trending topic) nomor 1 di Indonesia. Posisi tersebut terus berlangsung sejak berita ini ditulis.
Bahan kicauan para netizen di Twitter sangat beragam. Sebagian mengunggah gambar berupa foto-foto bersejarah, kutipan kata bijak, artefak kuno Islam, dan khazanah Islam lokal lainnya. Sebagian yang lain membuat serangkaian kuliah twitter (kultwit), atau mengungkapkan sejarah dan pandangannya terhadap Islam di Nusantara.
| Tagar #VisiIslamNusantara Trending Topic Teratas di Twitter (Sumber Gambar : Nu Online) |
Tagar #VisiIslamNusantara Trending Topic Teratas di Twitter
Misalnya akun @Tawangalun14. Ia mengatakan, Islam Nusantara niscaya membangun dialog antar-tradisi intelektual yang berkembang sehingga menjadi Islam kosmopolit yang berakar kuat pada tradisi lokal. Harus selalu terbuka untuk dialog dan dikritik tanpa tercerabut dari akar-akar fondasinya.HMI Tegal Kab
"12. Islam Nusantara senantiasa meruang dan mewaktu. Tidak pernah ahistoris dan ketinggalan zaman," kicaunya yang mempublikasikan 12 twit dengan tagar #VisiIslamNusantaraSementara akun @anhajhe_111 berkicau, "Perjuangan walisongo tak boleh dianggap remeh, Karena Perjuangan mereka sudah pasti banyak tantangan Dan cobaan? #visiislamnusantara."
HMI Tegal Kab
Tagar #VisiIslamNusantara dimulai oleh Tim Ekspedisi Islam Nusantara, rombongan yang menjelajah seluruh kawasan di Tanah Air untuk mengunjungi, meneliti, berilaturahim dengan tokoh, dan merekam khazanah Islam Nusantara selama dua bulan.Ini merupakan kali ketiga Tim Ekspedisi Islam Nusantara sukses membawa tagar yang mereka usung di dunia maya masuk trending topic. Perjalanan hari keenam pada 5 April lalu, tagar #EkspedisiIslamNusantara dan #JejakIslamNusantara yang digerakkan tim juga menembus topik terhangat itu. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id
HMI Tegal Kab Ubudiyah HMI Tegal Kab

EmoticonEmoticon