Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan

Jakarta, HMI Tegal Kab. Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas kejadian 18 orang pemudik yang meninggal dunia saat mengalami kemacetan di jalan tol di Brebes Timur.

"YLKI mendesak Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan untuk mengusut tuntas terkait 18 orang meninggal dunia akibat bencana kemacetan di tol Brebes Timur," kata Tulus melalui siaran pers diterima di Jakarta, Jumat.

YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan (Sumber Gambar : Nu Online)
YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan (Sumber Gambar : Nu Online)

YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan

Bila perlu, Tulus mengusulkan agar pengusutan kejadian 18 orang meninggal dunia di jalan tol itu dilakukan atau melibatkan tim independen.

Hal itu penting untuk menunjukkan dan membuktikan kepada masyarakat penyebab kematian 18 orang itu disebabkan oleh efek kemacetan di jalan tol saat arus mudik atau tidak.

HMI Tegal Kab

"Bila benar meninggal karena dampak langsung kemacetan, maka pemerintah dan pengelola jalan tol harus bertanggung jawab baik secara perdata maupun pidana," tuturnya.

Menurut Tulus, secara perdata pengelola jalan tol wajib memberikan kompensasi dan ganti rugi kepada ahli waris korban yang meninggal dunia karena terkena dampak kemacetan di jalan tol.

Arus mudik Idul Fitri 2016 menyebabkan kemacetan parah di tol Brebes Timur yang baru diresmikan pemerintah beberapa waktu sebelumnya untuk memperlancar perjalanan pemudik menuju wilayah timur Jakarta.

HMI Tegal Kab

YLKI menyebut kemacetan parah itu sebagai bencana. Surat kabar daring dari Inggris bahkan sempat memberitakan kemacetan itu, karena pintu keluar tol Brebes Timur oleh sejumlah media massa dan pengguna media sosial disebut Brexit, nama serupa dengan kelompok pendukung Britania untuk keluar dari Uni Eropa. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, AlaNu HMI Tegal Kab

Rabu, 31 Januari 2018

Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat

Pontianak, HMI Tegal Kab. Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama di Kalimantan Barat pada 20 Februari 2013 akan dijadikan sebagai upaya untuk meningkatkan pengabdian NU pada masyarakat. 

NU selama ini identik dengan persoalan ritual agama dan ibadah. Sementara kiprahnya untuk masyarakat Kalbar masih perlu ditingkatkan.

Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat

“NU Kalbar harus memperlihatkan jiwa atau roh sosialnya. NU bukan melulu bicara soal agama dan syariat, melainkan soal kemaslahatan umat. Harlah nanti itu merupakan momentum bagi NU untuk masyarakat,” kata Wakil Bendahara ISNU Kalbar, Ir Asep Supadi di kantornya, (18/2).

HMI Tegal Kab

Menurut Asep yang juga seorang pengusaha ini, saatnya bagi NU Kalbar berbuat lebih banyak untuk masyarakat. NU juga jago mengurusi masalah pendidikan, kesehatan, lingkungan, pertanian, perikanan, kelautan, hutan, dan sebagainya. 

HMI Tegal Kab

“Kita berharap, Harlah nanti bukan sebatas seremonial, melainkan tonggak awal berkiprah atau mendedikasikan diri untuk masyarakat. Kiprah NU sangat diharapkan oleh masyarakat Kalbar,” jelas Asep.

PWNU sudah memiliki sejumlah Badan Otonom (Banom), salah satunya ISNU. Banom ini baru saja dikukuhkan oleh Ketua PP ISNU, Dr Ali Masykur Musa M Si di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar. 

Di dalam organisasi ini berhimpun para intelektual dan pengusaha.

“Memang baru berdiri, namun suatu saat nanti ISNU akan banyak berbuat untuk masyarakat. Tugas terberat ISNU dalam waktu dekat ini adalah memperjuangkan berdirinya UNU Kalbar. Kalau ini sudah keluar izin operasionalnya, itulah dedikasi terbesar ISNU untuk masyarakat di Bumi Khatulistiwa,” tukas Asep.

 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Rosadi Jamani 

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax HMI Tegal Kab

Senin, 08 Januari 2018

Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT

Pekalongan, HMI Tegal Kab. Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kandangserang Kabupaten Pekalongan sedang menggagas pendirian lembaga keuangan mikro syariah Baitul Mal wat Tamwil (BMT) dalam waktu dekat ini. kehadiran BMT yang berbasis syariah telah lama diharapkan oleh warga Kandangserang yang mayoritas warga nahdliyin.

Jajaran pengurus MWC merasa iri dengan keberhasilan MWC NU kajen mengelola BMT yang hingga saat ini telah berhasil membantu masjid, musholla dan pesantren di lingkungannya dari hasil mengelola BMT.

Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT (Sumber Gambar : Nu Online)
Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT (Sumber Gambar : Nu Online)

Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT

Untuk mewujudkan impiannya, Pengurus MWC bekerjasama dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan menggelar workshop dengan tema "meningkatkan ekonomi umat melalui lembaga keuangan syariah" Ahad (14/4) di balai desa setempat.

HMI Tegal Kab

"Workshop ini sebagai upaya langkah awal MWC Kandangserang untuk pendirian BMT yang sudah lama dinantikan warga nahdliyyin," ujar Abdul Adhim Koordinator tim KKN Kecamatan Kandangserang.

HMI Tegal Kab

Dikatakan, hasil jajak pendapat yang dilakukan tim KKN di Kandangserang menunjukkan cukup besar minat warga nahdliyyin di Kecamatan Kandangserang. Pasalnya, dengan memiliki BMT diharapkan dapat memacu warga nahdliyyin gemar menyimpan dan membantu usaha warga khususnya di kalangan menengah ke bawah dengan pola bagi hasil.

Hadir dua nara sumber dalam workshop yakni Nasrullah Dosen Jurusan Syariah STAIN Pekalongan dan H. Ahmad Rofiq Ketua BMT SM NU Pekalongan.

Dalam paparannya, H. Ahmad Rofiq mengatakan, pengalaman dirinya mengelola BMT selama 8 tahun lebih antara enak dan tidak enaknya berimbang. Pasalnya, tidak semua masyarakat yang bertransaksi dengan BMT memiliki keuatan yang sama, sehingga kadang dijumpai ada yang telat mengangsur hingga berbulan bulan, akan tetapi enaknya BMT dapat keuntungan yang bisa dinikmati oleh anggota BMT, pengeloa, pengurus maupun Nahdlatul Ulama secara organisasi.

Meskipun demikian, selaku pengurus BMT, dirinya mendorong sepenuhnya keinginan MWC NU Kandangserang mengelola BMT berbasis syariah dan dirinya siap membimbing dan memfasilitasi belajar manajemen BMT dan pendirian BMT hingga bisa operasional.

"Pada prinsipnya apa yang menjadi keinginan MWC Kandangserang harus kita support dan dorong untuk dapat direalisasikan secepatnya," ujar Rofiq yang juga Ketua PCNU Kota Pekalongan.

Hadir dalam acara workshop Camat Kandangserang, Kepala Desa Kandangserang, jajaran pengurus NU, Badan Otonom NU Kandangserang, tim KKN dan tamu undangan lainnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdul Muiz

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Tegal, Anti Hoax, Berita HMI Tegal Kab

Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Madiun, HMI Tegal Kab - Demi menambah syiar Ahlussunah wal jamaah An-Nahdliyah, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Saradan memprioritaskan santunan anak yatim dan dhuafa sebagai program kerja mereka. Puluhan yatim piatu dan dhuafa diberikan santunan kurang lebih total sebesar Rp 3 juta di setiap bulan.

Bertempat di Desa Sumbersari Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun pada Kamis 15 Des 2017, pengurus MWCNU Saradan menyalurkan bantuan dana biaya sekolah dan kehidupannya sehari-hari untuk saudari Merlin Widiya Ningrum sebesar Rp. 710.000.

Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa (Sumber Gambar : Nu Online)
Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa (Sumber Gambar : Nu Online)

Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Ketua MWCNU Saradan Kiai Suyitno mengatakan, memang setiap bulan pihaknya melakukan santunan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu. Tepatnya pada Ahad pahing (penaggalan Jawa) bertepat pada rutinan Muslimat NU di situ sekitar 40 orang yang kita santuni dan sekitar 3 juta yang kita keluarkan di setiap bulan.

“Hari ini kita ada satu fokus kepada saudara Merlin untuk kita dekati karena ia sangat membutuhkan biaya terkait sekolah dan kehidupannya. Semoga dengan ini dapat meringankan beban yang adik Merlin lampaui di dunia dengan hanya sebatang kara,” kata Kiai Suyitno.

HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab

Ia menambahkan, pihak MWCNU Saradan menggalang donasi melalui media sosial. Dengan hanya men-share sebuah tautan dan di situ bisa dilakukan dengan transfer atau titip istri pada beberapa banom di wilayah Madiun utara ini.

“Setiap bulan kita dapat mengumpulkan lebih dari 3 juta dan sampai sekarang program setiap bulan ini dapat menjadikan syiar NU lebih mengena di hati warga Madiun.” (Hendri Sulaksono/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Sejarah, Kiai HMI Tegal Kab

Sabtu, 23 Desember 2017

LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam

Jakarta, HMI Tegal Kab. Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) mendukung sepenuhnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk mengusut mafia kebijakan importasi garam nasional. Mereka menilai hadirnya sejumlah pihak di balik kebijakan importasi garam di tengah tingginya angka produksi garam lokal.

“Bagaimanapun, Indonesia merupakan pasar besar. Importasi garam inilah yang menyebabkan rusaknya sendi-sendi berbangsa dan bernegara,” kata Ketua LPNU H Mustholihin Madjid di Gedung PBNU, Sabtu (1/11).

LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam (Sumber Gambar : Nu Online)
LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam (Sumber Gambar : Nu Online)

LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam

Menurut Mustholihin, pemerintah memang semestinya mendorong iklim yang sehat dalam berusaha. Ini yang dikehendaki banyak orang. “Tentu saja, pemerintah harus memiliki keberpihakan terhadap rakyat. ”

HMI Tegal Kab

Pada Kongres Garam Rakyat di Madura 2012 lalu, para petani garam sepakat mewujudkan swasembada garam mengingat besarnya potensi kelautan di Indonesia. Mereka, kata Mustholihin, menghendaki hadirnya kemandirian dan kedaulatan ekonomi di tangan rakyat. Pasalnya, tanpa impor saja petani sudah banyak menghadapai problem.

Karanya, “kita mengampanyekan perang terhadap importasi garam baik garam konsumsi maupun garam industri. Importasi garam jelas-jelas menghancurkan kehidupan masyarakat pesisir. Mafia-mafia itu terlibat di dalamnya,” tegas Mustholihin. (Alhafiz K)

HMI Tegal Kab

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Makam, Anti Hoax HMI Tegal Kab

Senin, 18 Desember 2017

Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan

Jakarta, HMI Tegal Kab?

Ketua Majelis Agama Budha Mahayana Indonesia (Majabumi) Y.A Biksu Dutavira ? Mahastavira mengaku mendapat catatan yang luar biasa setelah membaca buku "Miqat Kebinekaan: Sebuah Renungan Meramu Pancasila, Nasionalisme, dan NU sebagai Titik Pijak Perjuangan" karangan Sekjen PBNU H.A Helmy Faishal Zaini.?

Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan

"Saya sangat gembira dari buku ini, saya tahu kenapa terjadi hari santri, saat situasi yang begitu rupa mengenai nasionalisme, Mbah Hasyim berani tampil," katanya Biksu Dutavira di lantai 8, Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (10/6).

Ia juga mengutarakan ketertarikannya pada kata miqat yang di pakai pada judul buku tersebut dengan membagi dua menjadi miqat zamani (waktu) dan miqat makani (tempat).?

"Atas kehendak Tuhan juga, kita berada dalam ruang yang sama, dalam ruang yang besar yaitu Bangsa Indonesia," katanya.?

HMI Tegal Kab

Ia mengakui bahwa peran dan sumbangsih NU dan kader kamernya yang sangat besar terhadap Bangsa Indonesia sejak pra-kemerdekaan sampai sekarang.?

"Terjadinya bangsa kita ini sumbangsih dari NU tidak perlu diragukan lagi. Itu dulu. Sekarang kondisi begini, muncul buku ini," katanya kagum.?

Ia berharap, melalui ruang yang sama, Bangsa Indonesia, menjadikan warganya satu rata sama rasa. "Kita gak mau bangsa ini hancur, "katanya. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Ahlussunnah, Nusantara HMI Tegal Kab

Senin, 11 Desember 2017

Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah

Jakarta, HMI Tegal Kab. Buku biografi Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin diluncurkan dan dibedah di Auditorium Langen Palikrama Kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya Nomor 162, Jakarta Pusat, Selasa (26/3).

Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah (Sumber Gambar : Nu Online)
Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah (Sumber Gambar : Nu Online)

Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah

Hadir sebagai pembicara dalam bedah buku ini Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Rektor Universitas Krisnadwipayana  Lodewijk Gultom, pakar ekonomi Islam dari IPB Irfan Syauqi Beik, dan Ketua Komisi Fatwa Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat Ahmad Zain An Najah.

Buku biografi dan pemikiran bertajuk ” 70 Tahun KH Ma’ruf Amin: Pengabdian Tiada Henti kepada Agama, Bangsa, dan Negara” ini diterbitkan The Ibrahim Hosen Institute (IHI). Selain mengulas sejarah hidup Ma’ruf Amin, buku ini juga memuat sejumlah artikel kesaksian para tokoh tentang pengurus NU yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia ini.

HMI Tegal Kab

Dihadapan Forum, Masdar mendorong Maruf Amin lebih berkonsentrasi kepada unsur kemaslahatan dan kemudaratan dalam menaggapi suatu permasalahan. Menurut dia, hal ini lebih penting dan relevan ketimbang formalisme agama menyagkut status halal dan haram.

Ma’ruf Amin yang tak memilih banyak bicara saat itu mengungkapkan terimakasihnya atas penulisan buku tentang dirinya. Kiai kelahiran Tangerang, Banten, 11 Maret 1943 ini mengaku tak terlalu risau dengan segenap dukungan dan penolakan atas pemikiran dan kiprahnya selama ini.

HMI Tegal Kab

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab News, Anti Hoax HMI Tegal Kab

Sabtu, 18 November 2017

PCNU Sumenep Terima Bantuan Mobil

Sumenep, HMI Tegal Kab 

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumenep saat ini memiliki satu unit mobil jenis Avanza. Mobil tersebut pemberian dari Bupati Sumenep KH A Busyro Karim. Penyerahan secara simbolis diberikan di Masjid Fatimah Desa Kebunan Kecamatan Kota, Sumenep, oleh KH A Busyro Karim, Ahad (23/12).

PCNU Sumenep Terima Bantuan Mobil (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Sumenep Terima Bantuan Mobil (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Sumenep Terima Bantuan Mobil

Penyerahan bantuan mobil operasional yang ditandai dengan penyerahan kontak mobil diterima langsung oleh Ketua PCNU Sumenep H A. Pandji Taufiq, disaksikan Rais Syuriyah PCNU Sumenep KH. Ahmad Basyir dan puluhan pengurus NU lainnya yang juga hadir pada bhakti sosial khitanan massal yang diselenggrakan MWC NU Kota Sumenep.

Ketua PCNU Sumenep H A Pandji Taufiq mengatakan, bantuan mobil yang diberikan KH A Busyro Karim akan dijaga dan dipergunakan sebaik mungkin untuk kelancaran kegiatan-kegiatan NU, dan tidak akan digunakan selain kepentingan NU.

HMI Tegal Kab

“Mobil ini haram dipakai di luar kepentingan kerja-kerja NU secara kelembagaan,” tegasnya dalam sambutannya dihadapan pengurus NU.

Mobil tersebut, katanya, tantangan berat bagi pengurus NU agar lebih berkarya dalam berkhidmat kepada umat.

HMI Tegal Kab

Bupati Sumenep KH A Busyro Karim dalam sambutannya menegaskan, pemberian mobil tersebut berasal dari uang pribadi dan tidak bersumber dari uang APBD Sumenep. Ia merasa tergerak untuk membantu NU sebab perjuangan NU sangat nyata di tengah-tengah masyarakat.

“Mobil itu tidak lain sebagai penunjang kegiatan sosial keagamaan yang digalakkan NU Sumenep,” katanya.

Mantan pengurus IPNU tersebut berjanji, bantuan kepada NU tidak akan berhenti hanya sampai disitu. Ke depan, dirinya berjanji akan memberikan mobil ambulan kepada PCNU Sumenep dan perahu ambulan kepada NU kepulauan.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: M Kamil Akhyari

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax HMI Tegal Kab

Selasa, 14 November 2017

Jokowi Bakal Hadiri Munas Konbes NU

Mataram, HMI Tegal Kab. Presiden Jokowi dan Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri beserta puluhan Menteri Kabinet Indonesia Hebat akan menghadiri acara pembukaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Islamic Center, Rabu siang, 23 November 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Panitia Daerah Munas Konbes NU 2017, H Marinah Hardi di Aula PW NTB dalam siaran pers yang disampaikan Kamis (16/11).

Lebih jauh ia mengatakan besar kemungkinan Presiden Jokowi dan rombongan akan bermalam di Mataram, mengingat rangkaian jadwal dan acara Munas dan Konbes NU dimulai sebelum pembukaan seperti pawai taaruf yang akan dilaksanakan tanggal 22 November 2017 yang melibatkan 15 ribu jamaah dan santri NU . 

Jokowi Bakal Hadiri Munas Konbes NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Jokowi Bakal Hadiri Munas Konbes NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Jokowi Bakal Hadiri Munas Konbes NU

Selanjutnya Marinah memaparkan sejumlah rangkaian kegiatan Pra-Munas dan Konbes NU di Mataram yaitu Pasar Rakyat, Lomba Hadrah dan  khitanan massal yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Hikmah bekerjasama dengan NU Care-LAZISNU dan Alfamart.

"Kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung tanggal 21 hingga 24 November 2017 di lapangan Karang Genteng, Pagutan, Mataram dan Pesantren Darul Hikmah," kata Marinah. 

Marinah Hardi menambahkan, khitanan massal akan diikuti sedikitnya 50 anak yang masing-masing anak akan mendapat hadiah sepeda sumbangan dari Alfamart.

HMI Tegal Kab

"Acara ini tujuannya untuk menghidupkan tradisi lama tentang nilai luhur khitanan massal di kalangan masyarakat," kata Marinah Hardi yang didampingi Ketua Panitia Daerah Lalu Winengan . 

Selain itu Marinah juga mengatakan rangkaian acara Pra-Munas dan Konbes NU juga diadakan sosialisasi Peraturan Presiden No 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter pada tanggal 22 November 2017 di Pesantreb Bagu Lombok Tengah. 

HMI Tegal Kab

Koordinator kegiatan, M Husni Abidin menyampaikan untuk  kegiatan Pasar Rakyat, Dinas Perdagangan Kota Mataram dan Provinsi NTB akan menjual sembako murah untuk masyarakat sekitar agar bisa menikmati suasana Munas dan Konbes NU.

"Acara ini akan dibuka oleh Walikota Mataram langsung," ujar Husni sembari menunjukkan surat undangan yang ditandatangani langsung oleh Walikota Mataram .

Sementara itu Ketua PW Lakpesdam NU NTB, M. Akbar Jadi (Viken Madrid) dan Koordinator Riset dan Kajian PW Lakpesdam NU NTB, Habibul Umam Taqiuddin mengatakan untuk memeriahkan dan menyukseskan Munas dan Konbes NU di Mataram, pihaknya akan menggelar bedah buku Maha Karya Ulama Nusantara TGH. M. Saleh Hambali (TGH Bengkel).

TGH Bengkel yang hidup antara 1896-1968 yang telah menghasilkan 9 kitab karya diantaranya Talim al shinta bi Ghayat al-Bayan (1354 H), Cempaka Mulia Perhiasan Manusia, Bintang Perniagaan (fiqih) pada 1376 H dan Wasiat Al Musthafa. 

Menurut Habibul Umam Taqiuddin maksud dan tujuan diadakan bedah buku ini untuk mengingatkan generasi muda dan pengurus NU tentang sejarah para kiai dan ulama.

"Menggali intisari dari pemikiran buah karya TGH Saleh Hambali untuk direlevansi dengan kondisi kekinian," ujar Viken Madrid sembari mengatakan acara bedah buku ini akan dilaksanakan tanggal 22 November 2017 jam 09.00 WITA di Aula PWNU NTB. Sejumlah pembicara akan hadir diantaranya Ketua Lakpesdam PBNU Rumadi, H Muttawali, Ari Fadli, Fairuzzabadi, Akhdiansyah, TGH Sohimun Faisal, TGH Achmad Taqiuddin, TGH Khalisusabri.

Koordinator seksi Transportasi, Agus Mulyadi menegaskan untuk memperlancar antar-jemput peserta Munas dan Konbes NU , pihaknya sudah menyiapkan 92 kendaraan dari berbagai tipe dan jenis seperti minibus, bus , SUV.

"Semua kendaraan sudah ready untuk dipergunakan oleh peserta Munas dan Konbes beserta sopirnya selama kegiatan berlangsung," pungkasnya. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Kiai, Anti Hoax HMI Tegal Kab

Senin, 13 November 2017

Menag Minta Usut Tuntas Masalah Terompet Berbahan Sampul Al-Qur’an

Jakarta, HMI Tegal Kab. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta  supaya aparat kepolisian Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengusut tuntas masalah sampul Al-Qur’an yang dijadikan terompet tahun baru.

Menag Minta Usut Tuntas Masalah Terompet Berbahan Sampul Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Minta Usut Tuntas Masalah Terompet Berbahan Sampul Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Minta Usut Tuntas Masalah Terompet Berbahan Sampul Al-Qur’an

Bersama aparat kepolisian setempat, tim Kementerian Agama sedang mendalami permasalahan ini di lapangan. Tim tersebut dijadwalkan pekan ini (Kamis, 31/12) akan memberikan keterangan sebagai saksi ahli oleh aparat kepolisian yang mengusut kasus ini.

"Mudah-mudahan masalah ini bisa segera dituntaskan. Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Menag Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Selasa (29/12), dalam siaran pers.

HMI Tegal Kab

Menag menyesalkan peristiwa seperti ini bisa terjadi. Menurutnya, menjadikan sampul Al-Qur’an sebagai bahan terompet adalah perbuatan yang tidak patut. Sisa bahan dari proses pencetakan Al-Qur’an seharusnya dihancurkan agar tidak digunakan untuk hal-hal lainnya.

"Pasal 5 Peraturan Menteri Agama (PMA) No 01 Tahun 1957 tentang Pengawasan terhadap Penerbitan dan Pemasukan Al-Qur’an mengatur bahwa sisa dari bahan-bahan Al-Qur’an yang tidak dipergunakan lagi, hendaklah dimusnahkan untuk menjaga agar jangan disalahgunakan," terang Menag.

HMI Tegal Kab

Meski demikian, Menag berharap masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penuntasan masalah ini pada koridor hukum. "Saya harap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan percayakan masalah ini kepada aparat hukum. Aparat Kementerian Agama di daerah sedang berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan setempat agar masalah ini bisa segera diselesaikan sesuai aturan," tambahnya.

Sebagaimana ramai diberitakan, sejumlah terompet untuk perayaan tahun baru 2016 berbahan sampul Al-Qur’an yang siap jual ditemukan di beberapa mini market Alfamart di Kendal dan Pekalongan Jawa Tengah. Selain itu, ditemukan juga sebanyak 2,3 ton kertas bekas sampul Al-Qur’an yang digunakan sebagai bahan baku terompet.

Bahan baku dan alat kelengkapan produksi terompet berbahan sampul Al-Qur’an itu kini disita oleh penyidik Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Reskrimum Polda Jateng). (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Kyai, Anti Hoax HMI Tegal Kab

Sabtu, 11 November 2017

NU Kembali Tegaskan Pancasila

Cirebon, HMI Tegal Kab  

Nahdlatul Ulama kembali menegaskan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang sudah final.

Hal itu mengemuka pada Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama di komisi Komisi Bahtsul Masail Diniyah -Maudlu’iyah, di Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat.

NU Kembali Tegaskan Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kembali Tegaskan Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kembali Tegaskan Pancasila

Katib Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir sebagai narasumber memaparkan makalah “Negara Pancasila dalam Perspektif Islam.”

HMI Tegal Kab

Menurutnya, dalam pandangan Islam, sistem pemerintahan masuk dalam kategori wasilah (media), bukan ghayah (tujuan). Sedangkan apa yang masuk dalam kategori ghayah adalah ditegakkannya kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan dan berketuhanan.

”Karenanya menjadi masuk akal jika dalam teks wahyu, sistem pemerintahan itu tidak disebutkan secara tersurat dan terperinci. Sebaliknya, teks wahyu banyak berbicara dalam soal negara dan pemerintahan ini secara makro dan universal.”

HMI Tegal Kab

Hal ini, sambung Kiai Afifi, seperti tercermin dalam prinsip-prinsip umum tentang syura (permusyawaratan), ’adalah (keadilan), musawat (persamaan), dan hurriyyah (kebebasan).

“Kalau begitu, maka negara yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negaranya, tidak menjadi persoalan. Meski negara Indonesia bukanlah negara Islam, tetap sah menurut Islam.”

Dalam muktamar NU di Situbondo, sambung Kiai Afif, Pancasila bukanlah agama dan tidak bisa menjadi acuan dalam beragama. Dengan kata lain Pacasila bukanlah syariat. Atau sebaliknya.

Para alim ulama dari seluruh Indonesia menyepakati apa yang dipaparkan narasumber. Misalnya KH Cecep dari Jawa Barat. “Sepakat,” ujarnya “kita tidak perlu mendirikan negara Islam. Tapi cukup dengan negara Pancasila.

KH Imran dari Sumatera Selatan menyatakan hal serupa. “Pada intinya, kami dari Sumsel setuju dengan apa yang disampaikan beliau. Mohon keputusan yang diampil sesuai dengan syar’i.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, AlaSantri, Tokoh HMI Tegal Kab

Rabu, 08 November 2017

Penasihat Menteri Besar Selangor Komit Kembangkan Islam Nusantara

Jakarta, HMI Tegal Kab. Penasihat Menteri Besar Selangor Khalid Jaafar berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (18/12) sore. Ia mengaku tertarik dan mengapresiasi ajaran dan kiprah Nahdlatul Ulama selama ini.

Kedatangan Khalid disambut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Sekretaris Jendral PBNU H Helmy Faishal Zaini, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, dan Wakil Sekjen PBNU Suwadi D Pranoto.

Penasihat Menteri Besar Selangor Komit Kembangkan Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Penasihat Menteri Besar Selangor Komit Kembangkan Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Penasihat Menteri Besar Selangor Komit Kembangkan Islam Nusantara

“Rencananya kami ingin mendirikan Nahdlatul Islam, Nahdlatul Ulama Malaysia, yang sama-sama mengerakkan sisi Islam Nusantara,” katanya kepada HMI Tegal Kab sesaat selepas pertemuan.

HMI Tegal Kab

Di negaranya, kata Khalid, memang telah berdiri dari Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Malaysia tetapi itu mewadahi sebatas warga negara Indonesia, baik yang sedang menempuh studi maupun berstatus sebagai tenaga kerja Indonesia. Ia mengatakan ingin membentuk organisasi “Nahdlatul Ulama” versi Malaysia.

HMI Tegal Kab

Mantan sekretaris pribadi Anwar Ibrahim ini mendukung Islam Nusantara yang menjunjung tinggi nila-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah seperti tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), tawassuth, dan i’tidal (moderasi). Menurutnya, Nusantara juga meliputi Malaysia, termasuk juga Kamboja, Thailand, dan lainnya.

“Bukan berarti kami menolak yang lain, tapi kami rasa Ahlussunnah sesuai dengan karakter wilayah kami,” imbuhnya.

Ditanya soal sebaran paham keagamaan yang berkembang di Malaysia, Khalid berujar, “Ancaman ekstemisme tidak begitu besar, tapi kita tidak boleh kita pandang kecil. Makanya kita perlu suarakan tradisi toleransi yang dalam Nahdlatul Ulama disebut tawassuth.”

Direktur Institut Kajian Dasar (IKD) Kuala Lumpur ini mengaku percaya Islam di Asia Tenggara lebih menjanjikan masa depan dibanding dengan Islam di Timur Tengah. Ditengok dari pertumbuhan ekonomi dan demokrasi, katanya, Asia Tenggara termasuk cukup baik.

Dalam pertemuan itu, KH Said Aqil Siroj menjelaskan kedekatan NU dengan muslim negara-negara tetangga, salah satunya dengan memberi mereka beasiswa untuk studi di perguruan tinggi-perguruan tinggi NU. Pertemuan juga menyinggung soal fenomena intoleransi, Wahabi, Syiah, dan Ahmadiyah. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Ahlussunnah, Pahlawan HMI Tegal Kab

Minggu, 05 November 2017

Diklatsar Banser Perdana di Bali Luluskan 302 Peserta

Buleleng, HMI Tegal Kab - Sebanyak 302 peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser angkatan 1 Satkorcab Buleleng Bali resmi dibaiat di Pantai Desa Sumberkima Buleleng, Ahad (6/8). Diklatsar yang dilaksanakan sejak tanggal 4 ini merupakan Diklatsar pertama di Bali.

Ketua Panitia Diklatsar, Abdul Karim Abraham, mengatakan, pengemblengan fisik dan mental ini dilakukan selain sebagai amanat organisasi untuk melakukan kaderisasi formal, juga sebagai sarana doktrinasi kecintaan kepada agama dan negara.

Diklatsar Banser Perdana di Bali Luluskan 302 Peserta (Sumber Gambar : Nu Online)
Diklatsar Banser Perdana di Bali Luluskan 302 Peserta (Sumber Gambar : Nu Online)

Diklatsar Banser Perdana di Bali Luluskan 302 Peserta

"Hal ini semata-mata dilaksanakan untuk menjaga kader muda NU di Bali untuk tetap melaksanakan ritus keagamaan sebagaimana dicontohkan para ulama NU, dan membentengi dari paham-paham kegamaan yang justru mengancam disintegrasi bangsa," jelasnya.

HMI Tegal Kab

Menurutnya, kegiatan lapangan seperti ini harus terus dilakukan agar ada kesinambungan generasi yang memiliki disiplin dan militansi yang kuat pada organisasi.

HMI Tegal Kab

Diklatsar yang diikuti oleh utusan Banser se-Provinsi Bali ini dibantu oleh tim instruktur dari PC GP Ansor Jember, dan juga didampingi langsung oleh Kasat Provos Satkornas H Imam Kusnan selama kegiatan.

Kegiatan ini ditutup dengan pembaiatan peserta dalam suasana yang begitu khidmah. (Abraham Iboy/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Pertandingan, Berita HMI Tegal Kab

Jumat, 27 Oktober 2017

Pemkab Padang Pariaman Apresiasi Kiprah Pesantren Nurul Yaqin

Padang Pariaman, HMI Tegal Kab

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkungan, Kabupaten Padang Pariaman yang sudah menghasilkan ratusan alumni yang bergelar tuanku. Para alumni tersebut sudah berbuat di tengah masyarakat sebagai ulama dalam mensyiarkan agama Islam.

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengungkapkan hal itu pada Silaturahim Akbar Keluarga Besar Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan dalam rangka 90 Tahun Syekh H. Ali Imran Hasan Mengabdi untuk Bangsa dan Negara, Sabtu (9/7/2016) di pesantren tersebut.

Pemkab Padang Pariaman Apresiasi Kiprah Pesantren Nurul Yaqin (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemkab Padang Pariaman Apresiasi Kiprah Pesantren Nurul Yaqin (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemkab Padang Pariaman Apresiasi Kiprah Pesantren Nurul Yaqin

Menurut Suhatri Bur yang juga mantan Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Padang Pariaman ini, Nurul Yaqin tetap menjadi perhatian Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni. Ketika ada kegiatan yang berkaitan dengan pesantren, maka Nurul Yaqin selalu diprioritaskan dalam kegiatan tersebut. "Ini terbukti, jika program pembangunan yang diarahkan untuk pesantren, maka Bupati Ali Mukhni pasti mendahulukan Nurul Yaqin. Hal itu tentu atas pertimbangan kiprah Nurul Yaqin di Kabupaten Padang Pariaman yang tidak diragukan lagi perannya," kata Suhatri Bur menambahkan.

HMI Tegal Kab

Silaturahim diakhiri dengan testimoni para alumni yang hadir tentang Buya Syekh H. Ali Imran Hasan. Testimoni tersebut mulai dari pengajaran, cara belajar, kesan, kenangan selama mendampingi Buya atau selama menuntut ilmu di Nurul Yaqin. Testimoni tersebut mampu mengungkapkan sosok Buya Syekh H. Ali Imran Hasan dari berbagai aspek kehidupan. Selama ini masih banyak di kalangan alumni Nurul Yaqin sendiri yang tidak mengetahui berbagai pengalaman Buya Syekh H. Ali Imran Hasan. Termasuk dari ilmu-ilmu yang khusus diberikan dalam pengajaran di pesantren.

Acara bertemakan, “Dengan momentum silaturahim akbar mari perkuat ukhuwah islamiyah” ini juga dihadiri Pendiri/Pimpinan Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Buya Syekh H. Ali Imran Hasan, Ketua Yayasan Idarussalam Tuanku Sutan, Ketua MUI Padang Pariaman Dr. Zainal Tuanku Mudo, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Almuhdil Karim Tuanku Bagindo, dan alumni Nurul Yaqin lainnya. (Armaidi Tanjung/ Mahbib)

HMI Tegal Kab

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax HMI Tegal Kab

Selasa, 24 Oktober 2017

Peringati Harlah, NU Pandansari Ajibarang Gelar Baksos Layanan Kesehatan Gratis

Banyumas, HMI Tegal Kab?

Dalam rangka memperingati hari lahir yang ke 94, NU Pandansari Ajibarang Banyumas Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial berupa layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat secara gratis.

Kegiatan layanan pemeriksaan kesehatan gratis itu diselenggarakan di halaman gedung Muslimat NU RT 03 RW 5 Desa Pandansari Kecamatan Ajibarang, Rabu (11/4).

Peringati Harlah, NU Pandansari Ajibarang Gelar Baksos Layanan Kesehatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Harlah, NU Pandansari Ajibarang Gelar Baksos Layanan Kesehatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Harlah, NU Pandansari Ajibarang Gelar Baksos Layanan Kesehatan Gratis

Warga masyarakat sekitar sangat antusias dan berbondong-bondong mendatangi stand pemeriksaan kesehatan yang diadakan oleh panitia. Mereka lebih banyak memanfaatkan kesempatan gratis tersebut untuk memeriksa gula darah, kolestrol, tekanan darah dan asam urat.

Amin Yusuf, salah satu panitia kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan ide dari kawula muda NU Pandansari.?

“Pada intinya, kami panitia berniat untuk memberikan sesuatu kepada masyarakat yang bermanfaat, di samping panggilan nurani sebagai kader NU, kami ingin NU bisa memberikan sesuatu yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Amin.

HMI Tegal Kab

Di samping bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, peringatan harlah ke-94 NU Pandansari juga mengadakan karnaval mengelilingi desa Pandansari yang diikuti oleh semua warga NU. Selanjutnya peringatan harlah ke-94 NU, akan ditutup dengan pengajian akbar.

Peringatan harlah dan pengajian Isra’ Mi’roj yang berlangsung pada Rabu malam bertujuan untuk ngurip-urip NU, meski berada ditataran paling bawah.

HMI Tegal Kab

“Setelah bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat, kemudian karnaval mengelilingi kampung, kegiatan memperingati harlah ke 94 NU Pandansari, akan ditutup dengan pengajian peringatan Isra Mi’raj nabi besar Muhammad SAW yang Insyaallah akan diisi oleh Kiai Komarudin dari Purwojati,” jelas Agus Uwan, selaku sekretaris panitia.

Amin Nurrohman, ketua panitia kegiatan ini, berharap kegiatan yang terselenggara berkat dukungan dari semua pihak bisa berjalan denganlancar tanpa ada hambatan dan kendala suatu apapun. (Kifayatul Ahyar/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Berita, Fragmen HMI Tegal Kab

Senin, 16 Oktober 2017

Kudus Targetkan Juara Umum Porsema Jateng

Kudus,  HMI Tegal Kab. LP Maarif NU Kudus menargetkan juara umum pekan olah raga-seni Maarif (Porsema), olimpiade Sains dan Ke NU-an, Juni mendatang. Hal ini ditegaskan ketua Kontingen Kudus H.Moch.Shonhadji dalam acara pemantapan atletnya  di Aula kantor NU setempat, Ahad (27/5) pagi.

Dikatakan, Kudus mempersiapkan kontingen Porsema sejak awal melalui seleksi atlet tingkat kabupaten Januari lalu. Harapannya mampu mempertahankan juara umum yang pernah diraih dalam Porsema 2 tahun lalu di Semarang.

"Usai terbentuk kontingen, awal Mei para atlet kita gembleng dengan pembinaan dan latihan sebanyak 6 kali dalam sebulan," ujar Shonhadji.

Kudus Targetkan Juara Umum Porsema Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)
Kudus Targetkan Juara Umum Porsema Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)

Kudus Targetkan Juara Umum Porsema Jateng

Ia menjelaskan kontingen Kudus akan berlaga pada semua cabang yang diperlombakan mulai dari tingkat MI, MTs sampai MA/SMA.

"Kita mempersiapkan kontingen berjumlah 180 orang dengan rincian 138 atlet dan 42 offisial. Semuanya sudah menyatakan kesiapannya untuk meraih prestasi," tandasnya.

HMI Tegal Kab

Diakhir acara pemantapan, pihaknya berharap para atlet bersungguh-sungguh dalam berlatih sebagai upaya meraih prestasi guna membawa nama harum kabupaten Kudus.

"Apalagi Kudus akan menjadi tuan rumah, tentu harus mampu meraih prestasi yang menggembirakan," imbuhnya.

HMI Tegal Kab

Disamping mempersiapkan kontingennya, LP Maarif NU Kudus telah menunjukkan kesibukannya sebagai tuan rumah Porsema Jateng. Untuk sukses porsema itu, Ahad (27/5) malam  Panitia Lokal mengadakan doa bersama dengan membaca manaqib Syeh Abdul Qodir Jaelani di kantor NU setempat.

"Kita berwasilah melalui pembacaan manaqib, semoga pelaksanaan porsema Jateng di Kudus nanti berlangsung lancar dan sukses. Sukses kegiatannya, juga sukses prestasinya bagi  kontingen Kudus," kata ketua panitia lokal Slamet Rahardjo .

Sebagaimana diketahui, Porsema VIII Jawa tengah akan diadakan di Kudus pada tanggal 22-25 Juni mendatang dengan mempertandingkan  23 cabang olah raga, seni dan olimpiade Mapel sain & ke-NU-an. Porsema yang dilaksanakan 2 tahun sekali itu akan diikuti 35 kontingen LP Maarif NU se Jateng. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Hadits HMI Tegal Kab

Minggu, 17 September 2017

Fatayat NU Klaten Gelar Lomba Ceramah Islam Rahmatan Lil Alamin

Klaten, HMI Tegal Kab - Sejak pagi Kantor NU Kabupaten Klaten dipenuhi puluhan pemudi dengan berhijab rapi. Mereka hadir untuk mengikuti lomba khithobah se-Kabupaten Klaten, Ahad (24/4). Lomba pidato ini diselenggarakan oleh Fatayat Klaten dalam rangka Harlah Ke-66 Fatayat.

Lomba diikuti oleh kader-kader Fatayat di masing-masing pimpinan anak cabang. PAC Fatayat NU yang paling banyak mengirimkan kadernya ialah Fatayat NU Ceper yang mengirimkan tiga kadernya. Sementara itu, Fatayat NU Juwiring dan Tulung masing-masing mengirimkan dua kadernya.

Fatayat NU Klaten Gelar Lomba Ceramah Islam Rahmatan Lil Alamin (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Klaten Gelar Lomba Ceramah Islam Rahmatan Lil Alamin (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Klaten Gelar Lomba Ceramah Islam Rahmatan Lil Alamin

Ketua Fatayat NU Klaten Eka menerangkan, “Dengan lomba ini, diharapkan akan muncul kader-kader berbakat Fatayat. Akan muncul kader-kader dai dari Fatayat yang siap terjun di masyarakat,” katanya.

HMI Tegal Kab

Ika berharap peserta tidak hanya mengharapkan piala dan hadiah dari lomba yang diselenggarakan Fatayat NU Klaten.

“Selamat berlomba, semangat,” sambung Ika sebelum menutup sambutannya.

HMI Tegal Kab

Peserta lomba diminta membawakan ceramah dengan tiga tema antara lain Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan perempuan pencetak generasi yang Qur’ani. Lomba ini dijurikan oleh Samsul Hadi, Ibu Hj Punti Fatimatuzzahro Al-Hafidz, dan Siti Farida. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Pahlawan, Bahtsul Masail HMI Tegal Kab

Senin, 11 September 2017

Kopri PMII Bangkalan Lombakan Orasi Ilmiah Pemberdayaan Perempuan

Bangkalan,HMI Tegal Kab . Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan menggelar lomba orasi ilmiah terkait pemberdayaan perempuan dengan tema "PMII Menjawab Tantangan Zaman", pada Ahad (22/12). 

Kopri PMII Bangkalan Lombakan Orasi Ilmiah Pemberdayaan Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kopri PMII Bangkalan Lombakan Orasi Ilmiah Pemberdayaan Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kopri PMII Bangkalan Lombakan Orasi Ilmiah Pemberdayaan Perempuan

Ketua KOPRI PMII Bangkalan, Lailatul Qadariyah, mengatakan, momentum Hari Ibu pada tanggal 22 Desember, diperingati Kopri PMII dengan berbagai ragam kegiatan.

Kegiatan ini, kata dia, bertujuan menggali kemampuan kader putri PMII, khususnya di Madura.

HMI Tegal Kab

Dengan begitu, terang Ila panggilan akrab Lailatul Qadariyah, diharapkan akan lahir kader-kader pemimpin perempuan masa depan dari PMII.

"Lomba orasi ini diikuti oleh sekitar 25 kader Kopri PMII se-Madura," imbuhnya.

HMI Tegal Kab

Setelah melalui proses seleksi, tambah Ila, dewan juri juara memutusakan Sofiyatul Insani delegasi dari Kopri PMII Sumenep sebagai juara 1. Disusul juara 2 diraih Fatimatus Zahro, utusan PMII STKIP PGRI Bangakalan, dan Qurrotul Aini dari  STITMU meraih juara 3. 

Sedangkan dua juara harapan berturut-turut diraih Dewi Risma dari Sumenep, dan Faizatul M dari STAIMU. "Semoga ini menjadi awal kebangkitan semangat kader perempuan PMII," tegasnya (Abdul Hady JM/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax HMI Tegal Kab

Selasa, 29 Agustus 2017

FPI Wajib Ngaji Syariat Islam dari Kitab Kuning

Jakarta, HMI Tegal Kab. Front Pembela Islam (FPI) harus mengajarkan anggotanya kitab-kitab kuning yang mengandung syariat Islam ahlussunnah wal jama‘ah (aswaja). Pelajaran kitab kuning itu wajib bagi FPI sebagai ormas yang mendakwa berpaham aswaja.

Perihal ini dikemukakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Nusron Wahid terkait kasus FPI di Kendal Jawa Tengah (17/7) lalu, dalam forum Indonesia Lawyers Club (ILC) di stasiun Teve One, Jakarta Pusat, Selasa (23/7) malam.

FPI Wajib Ngaji Syariat Islam dari Kitab Kuning (Sumber Gambar : Nu Online)
FPI Wajib Ngaji Syariat Islam dari Kitab Kuning (Sumber Gambar : Nu Online)

FPI Wajib Ngaji Syariat Islam dari Kitab Kuning

“Tugas ormas mendidik anggotanya. Sedangkan ormas Islam memiliki tugas lebih. Mereka wajib mengajarkan tradisi syariat Islam,” tegas Nusron Wahid dalam kesempatan itu.

HMI Tegal Kab

Saya, sambung Nusron, setuju dengan niat FPI dalam mengamalkan amar makruf dan nahi mungkar. Tetapi praktik amar makruf dan nahi mungkar harus dilakukan bil makruf dengan kebaikan. Praktik itu laisa bil munkar, bukan dengan kemungkaran.

Tidak satupun ayat Al-Quran mengatakan amar makruf dilakukan dengan kemungkaran. Nahi mungkar juga tidak boleh dilakukan dengan kemungkaran baru, imbuh Nusron Wahid.

HMI Tegal Kab

Pengajian syariat Islam dilakukan dengan panduan kitab kuning. Kitab kuning sebagai warisan para ulama yang ditradisikan. Para ulama melalui kitab-kitab itu menjelaskan akhlak dakwah sesuai syariat Islam.

Pengajian dengan panduan kitab kuning bersifat ilmiah. Karena dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan menurut Islam. Sementara pengajian hanya sebatas tablig di panggung atau podium, rentan bermuatan nafsu dan propaganda yang didukung oleh Al-Quran dan hadis.

Kecuali itu, penyampaian agama tanpa panduan kitab sulit dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan susah diverifikasi kebenarannya.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab News, Anti Hoax, Doa HMI Tegal Kab

Sabtu, 15 Juli 2017

Umur Boleh 71, Tapi Semangat 17 Tahun

Jombang, HMI Tegal Kab



Usia boleh tua, mayoritas ibu-ibu yang biasa berpakaian hijau itu di atas 40 tahun, tapi semangat ngaji masih seperti anak remaja. Kalimat ini kiranya tidak berlebihan dialamatkan kepada Muslimat NU karena semangat menambah pengetahuan keagamaannya yang luar biasa dan tak pernah surut.?

Demikian itu disampaikan salah satu Pengurus Pusat Muslimat NU Masruroh Wahid saat kegiatan resepsi hari lahir (harlah) ke-71 Muslimat NU di alun-alun Jombang Jawa Timur, Sabtu (13/5) lalu.

Umur Boleh 71, Tapi Semangat 17 Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)
Umur Boleh 71, Tapi Semangat 17 Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)

Umur Boleh 71, Tapi Semangat 17 Tahun

Sepeti pada umumnya, kata dia, ketika usia bertambah tua, kondisi fisik atau kesehatan yang otomatis juga ikut menua tak bisa dielakkan. Namun semangat muda mereka bukan karena dipaksa pimpinan atau memaksakan diri, tapi merupakan kararkter dan ciri khas tertentu mereka (ibu Muslimat NU, red).

Usia Muslimat NU yang sudah 71 tahun ini, menurutnya, serasa kebalikannya (17 tahun, red). Hal itu jika melihat semangatnya Ibu-ibu Muslimat hingga saat ini. "Boleh umur Muslimat sudah 71, tapi semangatnya 17 tahun," ujarnya.

Ia seringkali menemui ibu-ibu Muslimat yang kondisi fisiknya belum begitu stabail, namun tetap mengikuti forum-forum pengajian rutin. Karena semangat yang menggebu, mereka seakan tidak merasakan efek kondisi fisiknya yang belum baik itu.?

HMI Tegal Kab

"Cirinya Muslimat, di rumah pegal linu, tapi kalau di pengajian pegal linunya hilang," tambah dia.?

Sekadar diketahui, untuk memberikan jaminan kesehatan yang baik, khusus untuk ibu-ibu, Muslimat NU Jombang melakukan penandatanganan kerja sama dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

"Kita MoU dengan BPJS, setiap anggota nanti menjadi anggota BPJS, sehingga saat melakukan pemeriksaan gratis," kata Ketua PC Muslimat NU Jombang Hj Mundjidah Wahab kepada HMI Tegal Kab, Kamis (18/5/2017). (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)?

HMI Tegal Kab

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax HMI Tegal Kab

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock