Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Ramadhan, Belajar Nyantri

Brebes, HMI Tegal Kab. Sebagai upaya menambah wawasan ilmu agama, Siswa-siswi MTs Al Ikhlas Limbangan Losari Brebes pindah belajarnya di pesantren. Mereka dikirim untuk mendalami lebih jauh tentang agama di pesantren. Dengan harapan siswa mengenal dunia pesantren sekalikus belajar mengaji kitab kuning.

Wakil Kepala Kesiswaan Sayidin SPdI menjelaskan, dari 529 siswa disebar ke 9 pondok pesantren dan Majelis Taklim di wilayah Losari. Kegiatan nyantri berlangsung sejak 25 Juli hingga 9 Agustus 2012. 

Ramadhan, Belajar Nyantri (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan, Belajar Nyantri (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan, Belajar Nyantri

Pelepasan siswa dilakukan oleh Kepala MTs Al Ikhlas Drs H Muflichun El Masudy. Pelepasan ditandai dengan sholat dhuha berjamaah di Musholah hingga meluber ke lapangan Sekolah. Dalam sambutannya, Muflichun meminta kepada para siswa agar nyantri dengan sepenuh hati. Apalagi dilakukan pada bulan puasa, dipastikan akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan pahala yang berlipat ganda. “Belajarlah dengan sepenuh hati, selagi masih kecil. Niscaya ilmunya akan manfaat dan melekat di sanubari bagai mengukit diatas batu,” pesannya.

HMI Tegal Kab

Tempat nyantri para siswa MTs Al Ikhlas selama 15 hari itu ditempatkan di Majelis Taklim (MT) Al- Athos Lumpur, MT. K Ali Sodiq, MT Sadziliyah, pesantren Hikmah, pesantren Al- Muhajirin, pesantren Al Mumajjad, MT. Al- Ikhlas, pesantren Hidayatul Channan dan MT Al Falah. 

HMI Tegal Kab

Para siswa usai mengikuti kegiatan wajib membuat laporan secara tertulis kepada wali kelas masing-masing yang diketahui para orangnya. 

Redaktur     : Mukafi Niam

Kontributor: Wasdiun

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Pahlawan HMI Tegal Kab

Selasa, 20 Februari 2018

As’ad Said Ali Jelaskan 3 Hal Penting Buku Fragmen Sejarah NU Perlu Dibaca

Jakarta, HMI Tegal Kab?

Dalam peluncuran buku Fragmen Sejarah NU karya Abdul Mun’im DZ, Kamis (16/3) di Museum Kebangkitan Nasional Jakarta, salah seorang Mustasyar PBNU KH As’ad Said Ali memaparkan 3 hal penting mengapa buku tersebut layak dibaca.

As’ad Said Ali Jelaskan 3 Hal Penting Buku Fragmen Sejarah NU Perlu Dibaca (Sumber Gambar : Nu Online)
As’ad Said Ali Jelaskan 3 Hal Penting Buku Fragmen Sejarah NU Perlu Dibaca (Sumber Gambar : Nu Online)

As’ad Said Ali Jelaskan 3 Hal Penting Buku Fragmen Sejarah NU Perlu Dibaca

As’ad yang hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan, buku tersebut menarik karena berisi banyak data dan informasi sejarah yang ditulis dengan baik.

“Saya baru khatam sekali, saya harus khatam tiga kali. Pertama untuk menikmati dan mengagumi pikiran para Kiai NU. Kedua, berusaha memahami konsep berpikir dan strategi politik NU. Ketiga, bagaimana cara menerapkan taktik dan strategi tersebut dalam realitas saat ini,” papar As’ad.

Rujukan Mapel SKI di madrasah

Pentingnya sejarah peran besar NU ini, menjadikan buku Fragmen Sejarah NU sebagai referensi utama dalam penyusunan bahan mata pelajaran (Mapel) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) tingkat MI, MTs, dan MA.?

HMI Tegal Kab

"Insyaallah di tahun 2017 ini akan kami jadikan buku ini sebagai salah satu sumber utama. Karena ketika kita membaca sejarah Islam Indonesia itu pasti sejarah NU," ungkap Kasubdit Kurikulum Madrasah Kementerian Agama ini.

HMI Tegal Kab

Dalam peluncuran buku ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh sebagai pemberi testimoni. ? KH As’ad Said Ali, Purwo Santoso, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Ahmad Muqowwam, Zastrouw Al-Ngatawi, Zaini Rahman, Zainul Milal Bizawie, dan lainnya.

Para kader muda NU dari Ansor, PMII, dan IPNU juga hadir mengikuti peluncuran buku terbitan Pustaka Compass ini. (DamarPamungkas/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Pahlawan, Makam HMI Tegal Kab

Rabu, 07 Februari 2018

Umar dan Lelaki yang Mengutuknya

Suatu hari, Khalifah Umar bin Khattab RA melakukan perjalanan dinas rahasia, sendiri tanpa pengawalan dan tanpa membawa staf.

Ia pergi dengan biaya sendiri, tidak menggunakan uang negara walaupun negara menyediakan biaya perjalanan dinas. Ia khawatir kalau membawa rombongan biaya perjalanan dinas itu akan membengkak.

Dengan mengenakan pakaian rakyat biasa, ia ingin tahu keadaan rakyatnya secara langsung.

Umar dan Lelaki yang Mengutuknya (Sumber Gambar : Nu Online)
Umar dan Lelaki yang Mengutuknya (Sumber Gambar : Nu Online)

Umar dan Lelaki yang Mengutuknya

Pada suatu dusun, Umar bin Khattab melihat seorang lelaki? sedang duduk di muka kemahnya di bawah pohon. Dari dalam kemah itu, ia mendengar suara perempuan yang sedang merintih kesakitan. Setelah memberi salam Umar bertanya.

“Apa yang sedang kau lakukan, wahai saudaraku?”

“Aku sedang menunggui istriku yang akan melahirkan,” jawab lelaki itu.

HMI Tegal Kab

“Siapa yang menolongnya di dalam?”

“Tidak ada...”

HMI Tegal Kab

“Jadi istrimu sendirian?” tanya Khalifah tidak mengerti.

“Iya, aku tidak punya uang untuk membayar bidan,” jawab lelaki itu dengan muka sedih.

“Kalau begitu, suruh istrimu menahan sebentar, aku akan segera kembali,” ucap Khalifah.

Khalifah Umar ? segera memacu kudanya, meninggalkan lelaki itu. Dan tak jelang lama setelah itu ia kembali bersama seorang perempuan. Tanpa bicara perempuan itu langsung masuk ke dalam tenda sang lelaki ? yang baru mengerti apa yang sedang terjadi.

“Terima kasih dan maaf telah merepotkanmu,” kata lelaki itu.

“Tidak apa-apa.. tapi, ngomong-ngomong mengapa kamu tidak melaporkan keadaanmu kepada Khalifah Umar bin Khattab? Bukankah kau berhak mendapatkan jaminan dari negara?” tanya Umar .

Lelaki itu langsung berdiri, dia memandang orang di depannya dengan sorot mata yang tajam dan menusuk. Umar terkejut melihat reaksi lelaki itu.

“Jangan kau sebut nama orang terkutuk itu di hadapanku!”

“Loh.. memangnya kenapa, wahai saudaraku?” Umar penasaran.

“Orang itu hanya mementingkan dirinya sendiri. Dia tak punya perhatian kepada rakyat kecil. Dia hanya peduli dengan orang-orang kaya yang akan melanggengkan kekuasaanya,” jawab lelaki itu penuh amarah.

“hmm.. kau sudah pernah bertemu dengannya?”

“Belum, lagi pula untuk apa aku bertemu dengannya?”

“Kalau seandainya kau bertemu dengannya. Apa yang akan kau lakukan?” tanya Umar tersenyum.

“Aku akan membunuhnya!”

Tiba-tiba terdengar suara bayi menangis dari dalam kemah.

“Ya Amirul mukminin, alhamdulillah ibu melahirkan dengan selamat! Bayi pun sehat!” teriak perempuan yang datang dengan Khalifah tadi.

Khalifah Umar bin Khattab segera bersujud syukur dan berdoa kepada Allah. Sementara itu, si lelaki gembira bercampur heran. Gembira karena istri dan anaknya selamat, dan heran karena lelaki di sebelahnya dipanggil dengan sebutan “Amirul Mukminin”.

“Lekas kau temui istrimu!, dan ini sekedar membantu perawatan anakmu.”

Umar memberikan sekantung uang yang segera diterima lelaki itu dengan suka cita. Sebelum lelaki itu masuk, dia memandang Umar.

“Wahai tuan, siapa tuan sebenarnya?” tanya lelaki itu penasaran.

“Aku, Umar bin Khattab, Khalifah yang terkutuk itu,” jawab Umar sambil tersenyum. (Ahmad Syaefudin – Yogyakarta)

?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Pahlawan, Berita HMI Tegal Kab

Sabtu, 03 Februari 2018

Puisi Gus Mus: Selamat Idul Fitri

selamat idul fitri, bumi

maafkan kami

selama ini

Puisi Gus Mus: Selamat Idul Fitri (Sumber Gambar : Nu Online)
Puisi Gus Mus: Selamat Idul Fitri (Sumber Gambar : Nu Online)

Puisi Gus Mus: Selamat Idul Fitri

tidak semena-mena

kami memerkosamu

?

selamat idul fitri, langit

HMI Tegal Kab

maafkan kami

selama ini

HMI Tegal Kab

tidak henti-hentinya

kami mengelabukanmu

?

selamat idul fitri, mentari? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

maafkan kami

selama ini

tidak bosan-bosan

kami mengaburkanmu

?

selamat idul fitri, laut

maafkan kami

selama ini

tidak segan-segan

kami mengeruhkanmu

?

selamat idul fitri, burung-burung

maafkan kami

selama ini

tidak putus-putus

kami membrangusmu

?

selamat idul fitri, tetumbuhan

maafkan kami

selama ini

tidak puas-puas

kami menebasmu

?

selamat idul fitri, para pemimpin

maafkan kami

selama ini

tidak habis-habis

kami membiarkanmu

?

selamat idul fitri, rakyat

maafkan kami

selama ini

tidak? sudah-sudah

kami mempergunakanmu.







Puisi ini pernah dipublikasikan KH A Mustofa Bisri di akun Facebook pribadinya pada 29 Agustus 2011


Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Bahtsul Masail, Kiai, Pahlawan HMI Tegal Kab

Jumat, 02 Februari 2018

Mendikbud Bakal Sertakan Madrasah di Tiap Ajangnya, Ini Kata Ma’arif NU

Jakarta, HMI Tegal Kab. Mendikbud Anies Baswedan akan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh peserta didik dari jalur pendidikan manapun untuk mengikuti setiap ajang lomba yang diselenggarakan oleh pihaknya. Selain madrasah dan sekolah kedinasan, Kemdikbud juga akan mengakomodir sekolah dari jalur pendidikan nonformal dan informal, seperti sekolah alam dan sekolah rumah.

Mendikbud Bakal Sertakan Madrasah di Tiap Ajangnya, Ini Kata Ma’arif NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendikbud Bakal Sertakan Madrasah di Tiap Ajangnya, Ini Kata Ma’arif NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendikbud Bakal Sertakan Madrasah di Tiap Ajangnya, Ini Kata Ma’arif NU

“Kami mengapresiasi niatan tersebut, karena menurut kami, segala sesuatu yang berkaitan dengan peningkatan kualitas peserta didik, tidak relevan lagi mempermasalahkan hal-hal teknis,” ujar Sekretaris PP LP Ma’arif NU, Zamzami, SAg, MSi saat dihubungi lewat telepon, Jum’at (13/3) di Jakarta.

Seperti, tambah Zamzami, kasus ‘pembegalan’ madrasah baru-baru ini di ajang OSN, itukan teknis, karena selama ini ajang-ajang kompetitif saling terpisah sejak tahun 2009 antara Kemenag (KSM) dan Kemdikbud (OSN). Oleh karena itu, kata dia, kualitas peserta didik melalui lomba-lomba kompetitif jangan dipilah-pilah seperti itu.

HMI Tegal Kab

“Sesungguhnya kami sangat menyayangkan langkah Kemenag untuk mengadakan ajang sendiri, karena kalau satu sama lain menyelenggarakan sendiri-sendiri, buat apa kami menyelenggarakan pendidikan nasional,” ucapnya.

Perlu diketahui, tambahnya, tahun 2002, kompetisi seperti OSN itu diikuti oleh seluruh peserta didik dari jalur pendidikan manapun. “Kami protes kasus ‘pembegalan’ MI di Semarang itu atas dasar kepentingan peserta didik, meskipun kami tahu Kemenag dan Kemdikbud sebetulnya mempunyai ajang masing-masing,” terangnya.

HMI Tegal Kab

Seperti diinformasikan, tahun 2015 ini, Kemdikbud akan menyelenggarakan berbagai macam ajang kompetisi dan festival, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Lomba Cipta Seni Pelajar Nasional (LCSPN), Kuis Kihajar (Kita Harus Belajar), Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari), Lomba Karya Jurnalistik Siswa Nasional (LKJS), Lomba Cipta Puisi, Cipta Lagu, Melukis, Membatik, dan lain sebagainya. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Pahlawan HMI Tegal Kab

Minggu, 21 Januari 2018

Jelang Kongres, Para Kandidat Ketum PMII Asal Jatim Diuji

Surabaya, HMI Tegal Kab. Jelang Kongres PMII ke-XVIII pada 30 Mei hingga 5 Juni mendatang di Jambi, sejumlah kandidat ketua umum akan diuji terlebih dahulu perihal pemikiran dan kapasitas. Komunitas Pondok Budaya IKON Surabaya berencana menggelar “Forum Rembuk Sahabat” bersama para kandidat di Coffe Toffe JX Internasional, Surabaya, Jumat (16/5).

Jelang Kongres, Para Kandidat Ketum PMII Asal Jatim Diuji (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Kongres, Para Kandidat Ketum PMII Asal Jatim Diuji (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Kongres, Para Kandidat Ketum PMII Asal Jatim Diuji

"Selain menghadirkan kandidat Ketua PMII, juga akan menghadirkan sejumlah Ketua Ikatan Keluarga Alumni PMII Jatim, akademisi, dan pengurus NU Jatim sebagai panelis," kata Sekretaris Eksekutif Pondok Budaya IKON Surabaya Abdul Hady JM kepada HMI Tegal Kab, Senin, (12/5). 

Berdasarkan informasi yang beredar, tidak sedikit kandidat ketua PMII berasal dari Jawa Timur. "Ternyata banyak kandidat potensial berasal dari Jawa Timur yang akan maju memperebutkan jabatan ketua umum," kata Abdul Hady.

HMI Tegal Kab

Karenanya, kami terpanggil untuk mengorbitkan mereka sekaligus untuk mencermati proyeksi mereka bila nantinya terpilih, lanjut Hady. Prinsipnya, Forum Rembuk Sahabat menjadi ajang mengomunikasikan pikiran, gagasan, visi dan misi dari kandidat agar dapat diketahui khalayak, khususnya bagi mereka yang memiliki hak pilih saat kongres.

HMI Tegal Kab

Selama ini tampak sejumlah nama kandidat yang diperkirakan akan meramaikan bursa ketua umum. Mereka antara lain Mukaffi Makki (Surabaya), Zaini Mustaqim (Kota Malang), Abdul Aziz (Jombang), Deny Mahmud Fauzi (Surabaya), Arif Taufiqurrahman (Jombang), Abidurrahman (Tulungagung), Erfandi Efendi (Bangkalan), Heri Kristianto (Jember), dan Iwan Adi Kusuma (Tulungagung).

kandidat nantinya akan diuji kemampuan dan komitmennya oleh tiga panelis. Mereka ialah Ketua IKA PMII Jatim RPA Mujahid Anshori, Mantan Rektor Unitomo Ulul Albab, dan Sekretaris PWNU Jatim Muzakki.

"Alhamdulillan sejumlah kandidat telah mengkonfirmasi dan bersedia untuk hadir pada kegiatan ini, demikian juga para panelis," kata sekretaris panitia RPA Faqih Zamany. (Syaifullah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Doa, Humor Islam, Pahlawan HMI Tegal Kab

Selasa, 09 Januari 2018

Masyarakat Adat Papua Serahkan Penghargaan Kepada Gus Dur

Jayapura, HMI Tegal Kab

Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menerima penganugerahan penghargaan masyarakat adat Papua yang diserahkan Ketua Dewan Adat Papua, Tom Beanal, di Gedung Olahraga (GOR) Cendrawasih Jayapura, Selasa (14/11) kemarin.

Penyerahan penghargaan berupa plakat yang diawali dengan tari-tarian khas Papua itu disaksikan Wakil Ketua DPRP, Komarudin Watubun, dan Ketua Majelis Rakyat Papua, Agus Alua, dihadiri sekitar 250 warga masyarakat.

Seusai menerima penghargaan tersebut, Gus Dur menyatakan, sangat berterima kasih kepada kaum adat dan masyarakat di Papua yang telah memberikan penghargaan ini. “Saya tahu ini nilainya sangat tinggi dan ini juga pernah saya terima dari masyarakat Timika yang datang ke Jakarta dan memberikan keladi bakar sebagai penghargaan. Mudah-mudahan dengan demikian mempererat hubungan saya dengan teman-teman di Papua,” kata Gus Dur.

Masyarakat Adat Papua Serahkan Penghargaan Kepada Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Masyarakat Adat Papua Serahkan Penghargaan Kepada Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Masyarakat Adat Papua Serahkan Penghargaan Kepada Gus Dur

Ketika ditanya rencananya mewujudkan Theys Eluay menjadi pahlawan nasional, Gus Dur mengatakan dia telah membicarakan rencana tersebut dengan Tom Beanal yang (Ketua Dewan Adat Papua/DAP) selanjutnya diharapkan dapat menyurati DPR Papua untuk kemudian diusulkan ke pemerintah pusat.

“Saya juga, sekembalinya nanti ke Jakarta akan menyurati DPRP Papua, sehingga dapat diproses dan diusulkan,” jelas Gus Dur seraya menambahkan dirinya akan terus memperjuangkan hingga rencana tersebut dapat terwujud.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Gus Dur mengatakan, alm. Theys Eluay sudah seharusnya mendapat penghargaan tersebut karena beliau mengorbankan hidupnya untuk rakyat semua, walaupun apa yang diperjuangkan itu salah diartikan oleh beberapa orang.

HMI Tegal Kab

Namun rakyat Papua mencatat apa yang sangat penting, sehingga dirinya belum puas bila Theys belum menjadi `pahlawan nasional`, tegas Gus Dur. (ant/rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Kajian, Sejarah, Pahlawan HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock