Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan

Jakarta, HMI Tegal Kab. Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas kejadian 18 orang pemudik yang meninggal dunia saat mengalami kemacetan di jalan tol di Brebes Timur.

"YLKI mendesak Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan untuk mengusut tuntas terkait 18 orang meninggal dunia akibat bencana kemacetan di tol Brebes Timur," kata Tulus melalui siaran pers diterima di Jakarta, Jumat.

YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan (Sumber Gambar : Nu Online)
YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan (Sumber Gambar : Nu Online)

YLKI Desak Pemerintah Usut Korban Meninggal Karena Kemacetan

Bila perlu, Tulus mengusulkan agar pengusutan kejadian 18 orang meninggal dunia di jalan tol itu dilakukan atau melibatkan tim independen.

Hal itu penting untuk menunjukkan dan membuktikan kepada masyarakat penyebab kematian 18 orang itu disebabkan oleh efek kemacetan di jalan tol saat arus mudik atau tidak.

HMI Tegal Kab

"Bila benar meninggal karena dampak langsung kemacetan, maka pemerintah dan pengelola jalan tol harus bertanggung jawab baik secara perdata maupun pidana," tuturnya.

Menurut Tulus, secara perdata pengelola jalan tol wajib memberikan kompensasi dan ganti rugi kepada ahli waris korban yang meninggal dunia karena terkena dampak kemacetan di jalan tol.

Arus mudik Idul Fitri 2016 menyebabkan kemacetan parah di tol Brebes Timur yang baru diresmikan pemerintah beberapa waktu sebelumnya untuk memperlancar perjalanan pemudik menuju wilayah timur Jakarta.

HMI Tegal Kab

YLKI menyebut kemacetan parah itu sebagai bencana. Surat kabar daring dari Inggris bahkan sempat memberitakan kemacetan itu, karena pintu keluar tol Brebes Timur oleh sejumlah media massa dan pengguna media sosial disebut Brexit, nama serupa dengan kelompok pendukung Britania untuk keluar dari Uni Eropa. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, AlaNu HMI Tegal Kab

Rabu, 31 Januari 2018

Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat

Pontianak, HMI Tegal Kab. Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama di Kalimantan Barat pada 20 Februari 2013 akan dijadikan sebagai upaya untuk meningkatkan pengabdian NU pada masyarakat. 

NU selama ini identik dengan persoalan ritual agama dan ibadah. Sementara kiprahnya untuk masyarakat Kalbar masih perlu ditingkatkan.

Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat

“NU Kalbar harus memperlihatkan jiwa atau roh sosialnya. NU bukan melulu bicara soal agama dan syariat, melainkan soal kemaslahatan umat. Harlah nanti itu merupakan momentum bagi NU untuk masyarakat,” kata Wakil Bendahara ISNU Kalbar, Ir Asep Supadi di kantornya, (18/2).

HMI Tegal Kab

Menurut Asep yang juga seorang pengusaha ini, saatnya bagi NU Kalbar berbuat lebih banyak untuk masyarakat. NU juga jago mengurusi masalah pendidikan, kesehatan, lingkungan, pertanian, perikanan, kelautan, hutan, dan sebagainya. 

HMI Tegal Kab

“Kita berharap, Harlah nanti bukan sebatas seremonial, melainkan tonggak awal berkiprah atau mendedikasikan diri untuk masyarakat. Kiprah NU sangat diharapkan oleh masyarakat Kalbar,” jelas Asep.

PWNU sudah memiliki sejumlah Badan Otonom (Banom), salah satunya ISNU. Banom ini baru saja dikukuhkan oleh Ketua PP ISNU, Dr Ali Masykur Musa M Si di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar. 

Di dalam organisasi ini berhimpun para intelektual dan pengusaha.

“Memang baru berdiri, namun suatu saat nanti ISNU akan banyak berbuat untuk masyarakat. Tugas terberat ISNU dalam waktu dekat ini adalah memperjuangkan berdirinya UNU Kalbar. Kalau ini sudah keluar izin operasionalnya, itulah dedikasi terbesar ISNU untuk masyarakat di Bumi Khatulistiwa,” tukas Asep.

 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Rosadi Jamani 

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax HMI Tegal Kab

Senin, 08 Januari 2018

Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT

Pekalongan, HMI Tegal Kab. Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kandangserang Kabupaten Pekalongan sedang menggagas pendirian lembaga keuangan mikro syariah Baitul Mal wat Tamwil (BMT) dalam waktu dekat ini. kehadiran BMT yang berbasis syariah telah lama diharapkan oleh warga Kandangserang yang mayoritas warga nahdliyin.

Jajaran pengurus MWC merasa iri dengan keberhasilan MWC NU kajen mengelola BMT yang hingga saat ini telah berhasil membantu masjid, musholla dan pesantren di lingkungannya dari hasil mengelola BMT.

Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT (Sumber Gambar : Nu Online)
Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT (Sumber Gambar : Nu Online)

Giliran MWCNU Kandangserang Gagas Pendirian BMT

Untuk mewujudkan impiannya, Pengurus MWC bekerjasama dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan menggelar workshop dengan tema "meningkatkan ekonomi umat melalui lembaga keuangan syariah" Ahad (14/4) di balai desa setempat.

HMI Tegal Kab

"Workshop ini sebagai upaya langkah awal MWC Kandangserang untuk pendirian BMT yang sudah lama dinantikan warga nahdliyyin," ujar Abdul Adhim Koordinator tim KKN Kecamatan Kandangserang.

HMI Tegal Kab

Dikatakan, hasil jajak pendapat yang dilakukan tim KKN di Kandangserang menunjukkan cukup besar minat warga nahdliyyin di Kecamatan Kandangserang. Pasalnya, dengan memiliki BMT diharapkan dapat memacu warga nahdliyyin gemar menyimpan dan membantu usaha warga khususnya di kalangan menengah ke bawah dengan pola bagi hasil.

Hadir dua nara sumber dalam workshop yakni Nasrullah Dosen Jurusan Syariah STAIN Pekalongan dan H. Ahmad Rofiq Ketua BMT SM NU Pekalongan.

Dalam paparannya, H. Ahmad Rofiq mengatakan, pengalaman dirinya mengelola BMT selama 8 tahun lebih antara enak dan tidak enaknya berimbang. Pasalnya, tidak semua masyarakat yang bertransaksi dengan BMT memiliki keuatan yang sama, sehingga kadang dijumpai ada yang telat mengangsur hingga berbulan bulan, akan tetapi enaknya BMT dapat keuntungan yang bisa dinikmati oleh anggota BMT, pengeloa, pengurus maupun Nahdlatul Ulama secara organisasi.

Meskipun demikian, selaku pengurus BMT, dirinya mendorong sepenuhnya keinginan MWC NU Kandangserang mengelola BMT berbasis syariah dan dirinya siap membimbing dan memfasilitasi belajar manajemen BMT dan pendirian BMT hingga bisa operasional.

"Pada prinsipnya apa yang menjadi keinginan MWC Kandangserang harus kita support dan dorong untuk dapat direalisasikan secepatnya," ujar Rofiq yang juga Ketua PCNU Kota Pekalongan.

Hadir dalam acara workshop Camat Kandangserang, Kepala Desa Kandangserang, jajaran pengurus NU, Badan Otonom NU Kandangserang, tim KKN dan tamu undangan lainnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdul Muiz

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Tegal, Anti Hoax, Berita HMI Tegal Kab

Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Madiun, HMI Tegal Kab - Demi menambah syiar Ahlussunah wal jamaah An-Nahdliyah, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Saradan memprioritaskan santunan anak yatim dan dhuafa sebagai program kerja mereka. Puluhan yatim piatu dan dhuafa diberikan santunan kurang lebih total sebesar Rp 3 juta di setiap bulan.

Bertempat di Desa Sumbersari Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun pada Kamis 15 Des 2017, pengurus MWCNU Saradan menyalurkan bantuan dana biaya sekolah dan kehidupannya sehari-hari untuk saudari Merlin Widiya Ningrum sebesar Rp. 710.000.

Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa (Sumber Gambar : Nu Online)
Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa (Sumber Gambar : Nu Online)

Setiap Bulan, MWCNU Saradan Berikan Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Ketua MWCNU Saradan Kiai Suyitno mengatakan, memang setiap bulan pihaknya melakukan santunan untuk kaum dhuafa dan yatim piatu. Tepatnya pada Ahad pahing (penaggalan Jawa) bertepat pada rutinan Muslimat NU di situ sekitar 40 orang yang kita santuni dan sekitar 3 juta yang kita keluarkan di setiap bulan.

“Hari ini kita ada satu fokus kepada saudara Merlin untuk kita dekati karena ia sangat membutuhkan biaya terkait sekolah dan kehidupannya. Semoga dengan ini dapat meringankan beban yang adik Merlin lampaui di dunia dengan hanya sebatang kara,” kata Kiai Suyitno.

HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab

Ia menambahkan, pihak MWCNU Saradan menggalang donasi melalui media sosial. Dengan hanya men-share sebuah tautan dan di situ bisa dilakukan dengan transfer atau titip istri pada beberapa banom di wilayah Madiun utara ini.

“Setiap bulan kita dapat mengumpulkan lebih dari 3 juta dan sampai sekarang program setiap bulan ini dapat menjadikan syiar NU lebih mengena di hati warga Madiun.” (Hendri Sulaksono/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Sejarah, Kiai HMI Tegal Kab

Sabtu, 23 Desember 2017

LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam

Jakarta, HMI Tegal Kab. Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) mendukung sepenuhnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk mengusut mafia kebijakan importasi garam nasional. Mereka menilai hadirnya sejumlah pihak di balik kebijakan importasi garam di tengah tingginya angka produksi garam lokal.

“Bagaimanapun, Indonesia merupakan pasar besar. Importasi garam inilah yang menyebabkan rusaknya sendi-sendi berbangsa dan bernegara,” kata Ketua LPNU H Mustholihin Madjid di Gedung PBNU, Sabtu (1/11).

LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam (Sumber Gambar : Nu Online)
LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam (Sumber Gambar : Nu Online)

LPNU Minta Pemerintah Usut Mafia Importasi Garam

Menurut Mustholihin, pemerintah memang semestinya mendorong iklim yang sehat dalam berusaha. Ini yang dikehendaki banyak orang. “Tentu saja, pemerintah harus memiliki keberpihakan terhadap rakyat. ”

HMI Tegal Kab

Pada Kongres Garam Rakyat di Madura 2012 lalu, para petani garam sepakat mewujudkan swasembada garam mengingat besarnya potensi kelautan di Indonesia. Mereka, kata Mustholihin, menghendaki hadirnya kemandirian dan kedaulatan ekonomi di tangan rakyat. Pasalnya, tanpa impor saja petani sudah banyak menghadapai problem.

Karanya, “kita mengampanyekan perang terhadap importasi garam baik garam konsumsi maupun garam industri. Importasi garam jelas-jelas menghancurkan kehidupan masyarakat pesisir. Mafia-mafia itu terlibat di dalamnya,” tegas Mustholihin. (Alhafiz K)

HMI Tegal Kab

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Makam, Anti Hoax HMI Tegal Kab

Senin, 18 Desember 2017

Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan

Jakarta, HMI Tegal Kab?

Ketua Majelis Agama Budha Mahayana Indonesia (Majabumi) Y.A Biksu Dutavira ? Mahastavira mengaku mendapat catatan yang luar biasa setelah membaca buku "Miqat Kebinekaan: Sebuah Renungan Meramu Pancasila, Nasionalisme, dan NU sebagai Titik Pijak Perjuangan" karangan Sekjen PBNU H.A Helmy Faishal Zaini.?

Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Biksu Ini Ungkap Kesan Mendalam dari Buku Miqat Kebinekaan

"Saya sangat gembira dari buku ini, saya tahu kenapa terjadi hari santri, saat situasi yang begitu rupa mengenai nasionalisme, Mbah Hasyim berani tampil," katanya Biksu Dutavira di lantai 8, Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (10/6).

Ia juga mengutarakan ketertarikannya pada kata miqat yang di pakai pada judul buku tersebut dengan membagi dua menjadi miqat zamani (waktu) dan miqat makani (tempat).?

"Atas kehendak Tuhan juga, kita berada dalam ruang yang sama, dalam ruang yang besar yaitu Bangsa Indonesia," katanya.?

HMI Tegal Kab

Ia mengakui bahwa peran dan sumbangsih NU dan kader kamernya yang sangat besar terhadap Bangsa Indonesia sejak pra-kemerdekaan sampai sekarang.?

"Terjadinya bangsa kita ini sumbangsih dari NU tidak perlu diragukan lagi. Itu dulu. Sekarang kondisi begini, muncul buku ini," katanya kagum.?

Ia berharap, melalui ruang yang sama, Bangsa Indonesia, menjadikan warganya satu rata sama rasa. "Kita gak mau bangsa ini hancur, "katanya. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab Anti Hoax, Ahlussunnah, Nusantara HMI Tegal Kab

Senin, 11 Desember 2017

Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah

Jakarta, HMI Tegal Kab. Buku biografi Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin diluncurkan dan dibedah di Auditorium Langen Palikrama Kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya Nomor 162, Jakarta Pusat, Selasa (26/3).

Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah (Sumber Gambar : Nu Online)
Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah (Sumber Gambar : Nu Online)

Biografi KH Ma’ruf Amin Dibedah

Hadir sebagai pembicara dalam bedah buku ini Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Rektor Universitas Krisnadwipayana  Lodewijk Gultom, pakar ekonomi Islam dari IPB Irfan Syauqi Beik, dan Ketua Komisi Fatwa Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat Ahmad Zain An Najah.

Buku biografi dan pemikiran bertajuk ” 70 Tahun KH Ma’ruf Amin: Pengabdian Tiada Henti kepada Agama, Bangsa, dan Negara” ini diterbitkan The Ibrahim Hosen Institute (IHI). Selain mengulas sejarah hidup Ma’ruf Amin, buku ini juga memuat sejumlah artikel kesaksian para tokoh tentang pengurus NU yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia ini.

HMI Tegal Kab

Dihadapan Forum, Masdar mendorong Maruf Amin lebih berkonsentrasi kepada unsur kemaslahatan dan kemudaratan dalam menaggapi suatu permasalahan. Menurut dia, hal ini lebih penting dan relevan ketimbang formalisme agama menyagkut status halal dan haram.

Ma’ruf Amin yang tak memilih banyak bicara saat itu mengungkapkan terimakasihnya atas penulisan buku tentang dirinya. Kiai kelahiran Tangerang, Banten, 11 Maret 1943 ini mengaku tak terlalu risau dengan segenap dukungan dan penolakan atas pemikiran dan kiprahnya selama ini.

HMI Tegal Kab

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab News, Anti Hoax HMI Tegal Kab

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock