Selasa, 25 Juli 2017

NU Bisa Gempur Medsos dengan Konten Positif

Jakarta, HMI Tegal Kab



Chief Digital Service Office XL Axiata Joseph Lumban Gaol mengakui, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki basis massa yang begitu besar, termasuk dalam ranah pengguna teknologi digital. Oleh karena itu, ia berharap NU bisa berperan aktif dalam mencerdasakan kehidupan bangsa terutama dalam dunia digital.

“Bagaimana NU berperan aktif mencerdaskan masyarakat,” kata Joseph saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Nusantara Command Center dan Peluncuran Smart Card Nusantara di Lantai 8 Gedung PBNU, Senin (22/5) sore.

NU Bisa Gempur Medsos dengan Konten Positif (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bisa Gempur Medsos dengan Konten Positif (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Bisa Gempur Medsos dengan Konten Positif

Ia menilai, setiap perkembangan teknologi pasti akan menimbulkan dampak, baik konten-konten yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif. Menurutnya, untuk mengalahkan konten-konten negatif, maka perlu diperbanyak konten yang positif.

“Melalui Command Center, NU bisa menggempur media sosial kita dengan konten-konten positif,” jelasnya.

HMI Tegal Kab

Selain itu, NU juga bisa mengetahui siapa dan seberapa banyak orang yang memproduksi dan menyebarkan konten-konten negatif. Kalau itu bisa diketahui, maka NU bisa mempersiapkan berapa jumlah konten positif yang harus disiapkan.

“NU bisa melihat seberapa banyak dan besar orang-orang yang menyerang konten negatif,” urainya.

Ia mengaku optimis, konten-konten negatif akan terpinggirkan dan kalah apabila konten-konten yang positif lebih banyak. “Satu-satunya cara untuk melawan konten negatif adalah dengan menggempurnya dengan konten-konten positif,” cetusnya.

Kartu Perdana Nusantara

HMI Tegal Kab

Selain itu, Joseph juga menjelaskan, XL dan PBNU mengeluarkan kartu perdana yang diberi nama Kartu Nusantara. Baginya, kartu itu bisa menjadi alat untuk membuat komunikasi antara pengurus NU dari tingkat pusat hingga ranting bisa efektif, efisien, dan murah.

“Semua anggota NU yang menggunakan sim card Nusantara bisa berkomunikasi secara close user group. Mereka tidak dikenakan kuota dan biaya dalam komunikasi model close user group,” ungkapnya.?

Menurut dia, kartu perdana itu bukan hanya sekedar kartu perdana karena itu juga terintegrasi dengan perbankan. Maka dari itu, dengan integrasi tersebut ekonomi yang bersifat kerakyatan bisa dikembangkan.?

“Nomor sim card merupakan nomor rekening,” katanya.

“Ini adalah upaya untuk membangun ekonomi digital dan ini adalah jantung dari ekonomi digital,” lanjutnya.?

Dia menjelaskan, bagi Nahdliyin yang sudah memiliki kartu XL bisa langsung dimigrasikan ke Kartu Nusantara. “ Tidak perlu beli kartu baru,” ucapnya. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Ahlussunnah HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. NU Bisa Gempur Medsos dengan Konten Positif di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock