Jumat, 25 Januari 2013

Islam Indonesia Terus ‘Bergerak’ Pasca-Reformasi

Jakarta, HMI Tegal Kab. Pasca-Reformasi 1998, ada perubahan-perubahan baru dalam lanskap politik Indonesia jika dikaitkan dengan dinamika perkembangan Islam.

Islam Indonesia Terus ‘Bergerak’ Pasca-Reformasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Indonesia Terus ‘Bergerak’ Pasca-Reformasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Indonesia Terus ‘Bergerak’ Pasca-Reformasi

Hal itu diungkapkan Ahmad Suaedy saat bedah buku “Islam in Contention: Rethinking Islam and State in Indonesia”, Rabu, (25/4) mulai pukul 13. 00-16.30 di lantai 8 gedung PBNU, Jakarta.?

“Misalnya di satu sisi, orang semakin taat beragama, khususnya kalangan menengah Islam, tapi di sisi lain, suara partai-partai berideologi Islam , menurun. Marakanya ketaataan beragama bersamaan maraknya korupsi. Juga banyakya kekerasan dalam menyelesaikan masalah,” ujar Suaedy, salah seorang editor buku tersebut.?

HMI Tegal Kab

Didaulat sebagai pembedah buku, diantaranya Wakil Ketua Lakpesdam NU Velix Wanggai. Menurutnya, pasca-Reformasi, politik identitas cenderung menguat, diantarnya agama, etnisaitas. Hal itu merupakan akomodasi pusat terhadap daerah,” ujarnya.?

HMI Tegal Kab

Velix mencontohkan, terbentuknya provinsi Kepulauan Riau,Maluku Utara.Terbentuknya provinsi itu, masing-masing merunut kepada akar sejarah kerajaan Islam di masa lampau, di wilayah tersebut.?

Gumilar Rusliwa Soemantri (Rektor Universitas Indonesia) menyampaikan pendapatnya dimulai dengan cara pandang sementara orang terhadap Indonesia, “Ada yang beranggapan bermula bangsa dulu kemudian terbentuk negara. Sebaliknya, ada juga yang mengatakan negara dulu kemudian terbentuknya bangsa.”?

Yuniyanti Chuzaifah (Ketua Komnas Perempuan), membidik dari kacamata sensitivitas gender. Ia membenarkan adanya pergeseran politik identitas. Tapi itu tidak netral, selalu ada kalangan terpinggirkan, diantaranya kalangan perempuan.

Bedah buku yang dihadiri sekira seratus orang itu, mengarah pada satu kesepahaman bahwa menguatnya berbagai identitas dalam perpoltikan Indonesia harus mengedepankan keutuhan dan kepentingan Indonesia. ?

Buku tersebut merupakan hasil peneletian banyak kalangan yang dieditori Ota Atsushi, Okamoto Masaaki dan Ahmad Suaedy. Kemudian diterbitkan the Wahid Institute bekerjasama dengan Center for Asia Studies Kyoto University dan Center for Asia Pacific Area Studies RCHSS, Academia Sinica.

Bedah buku yang dimoderatori Wakil Sekretaris PBNU Imdadun Rahmat dikemas dalam tema “Membaca Ulang Relasi Islam dan Negara Pasca Reformasi,” diselenggarakan Pengurus Pusat Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam) dan The Wahid Institute.?

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis ? : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Syariah HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Islam Indonesia Terus ‘Bergerak’ Pasca-Reformasi di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock