Rabu, 26 April 2017

STAIMAFA Kembangkan Riset Pemberdayaan

Pati, HMI Tegal Kab? . Sekolah Tinggi Agama Islam Mathaliul Falah (STAIMAFA) serius mengaktualisasikan visi sebagai kampus riset. Untuk mendukung hal ini, Program Pendidikan (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) STAIMAFA mengagendakan workshop Research and Development (R&D).

Kegiatan yang berlangsung di auditorium kampus STAIMAFA, Purworejo, Margoyoso Pati, pada Sabtu (28/2) ini menghadirkan narasumber Dr. H. Abdul Karim, M.Pd, sebagai dosen, peneliti dan anggota Dewan Riset Daerah. Sementara pesertanya adalah dosen-dosen dan mahasiswa STAIMAFA, serta undangan lembaga-lembaga yang selama ini menjadi kolega kampus.

STAIMAFA Kembangkan Riset Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
STAIMAFA Kembangkan Riset Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

STAIMAFA Kembangkan Riset Pemberdayaan

Menurut Ketua Jurusan PMI STAIMAFA Sri Naharin, M.Ag, bahwa kegiatan ini memiliki dua agenda mendasar, yang selama ini menjadi fokus dari kegiatan akademik kampus. "Pertama, workshop ini untuk membumikan visi-misi STAIMAFA, sebagai kampus berbasis riset,” katanya.?

HMI Tegal Kab

Kedua, kata dia, sebagai forum untuk mendesain rumusan-rumusan mendasar terkait dengan metode riset dari mahasiswa-mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam. “Kami ingin, agar riset-riset kami juga berdasarkan konsep yang komprehensif dan dapat diaktualisasikan secara maksimal," terang Naharin.

Selama ini, ungkap Naharin, STAIMAFA berkonsentrasi untuk tidak sekadar mengembangan teori pembelajaran dan keilmuan. Akan tetapi, juga mempraktikkan langsung dengan program pemberdayaan masyarakat. "Pengembangan masyarakat dengan model research and development sangat penting, karena tidak konsep dan aplikasinya tergarap secara sistematis," ungkap Naharin.

HMI Tegal Kab

Dalam waktu mendatang, tambah Naharin, STAIMAFA berkeinginan untuk menjadikan kampus sebagai pusat penelitian dan pengembangan masyarakat. Dengan demikian, kampus menjadi ruang berkumpulnya akademisi, aktifis, pemerintah, dan elemen yang lain, untuk bersama-sama mencerdaskan masyarakat.

Pada agenda ini, Dr. H. Abdul Karim, M.Pd, mengemukakan tentang konsep-konsep utama yang terkait dengan pengembangan riset di kampus. "Sebenarnya, agenda workshop ini adalah upaya untuk mendesain konsep riset yang komprehensif dan aplikatif. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh kampus, melalui mahasiswa dan dosen, bertujuan untuk mengembangkan potensi dan menghadirkan solusi," tegas Abdul Karim.

Selama ini, ungkap Karim, agenda-agenda pengembangan masyarakat tidak banyak yang didasari dengan konsep yang jelas. Konflik yang terjadi di masyarakat, misalnya dalam isu lingkungan maupun ekonomi, lebih banyak karena kerancuan konsep dalam pendampingan dan pengembangan.?

“Dengan demikian, lanjut dia, isu-isu yang muncul justru negatif, karena tidak dibarengi dengan konsep pendampingan masyarakat,” jelasnya.

Dari workshop ini, diupayakan muncul konsep-konsep strategis untuk pengembangan masyarakat di kawasan lereng Muria, yang dikawal oleh dosen dan mahasiswa STAIMAFA. [Munawir Aziz/Abdullah Alawi]?

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Ahlussunnah, Kiai HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. STAIMAFA Kembangkan Riset Pemberdayaan di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock