Jakarta, HMI Tegal Kab - Mantan anggota jaringan teroris Ali Fauzi Manzi menegaskan bahwa aksi-aksi teror itu bukan pengalihan isu. Teroris di Indonesia benar-benar riil.
Demikian disampaikan Ali Fauzi pada pendidikan singkat Penguatan Perspektif Korban dalam Peliputan Isu Terorisme bagi Insan Media di Menteng yang diinisiasi Aliansi Indonesia Damai (Aida) dan Yayasan Penyintas Indonesia (YPI), Jakarta Pusat, Rabu (25/5) malam.
| Mantan Teroris Cerita Aksi Teror dan Pengalihan Isu (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mantan Teroris Cerita Aksi Teror dan Pengalihan Isu
Ali mengatakan, berita yang berkualitas harus memenuhi syarat obyektivitas. Sayangnya, banyak pernyataan dimunculkan setelah terjadinya aksi terorisme yang mengatakan ketidakmungkinan serangan teror dilakukan oleh teroris.HMI Tegal Kab
Misalnya ada seorang tokoh Indonesia setelah kejadian Bom Bali yang berpendapat bahwa seorang santri yang sederhana tidak mungkin dapat membuat bom seperti Bom Bali.Tokoh tersebut mendasarkan alasannya bahwa ia sudah bertanya kepada teman-teman doktor fisika dan meyakini bom sebesar itu harus dibuat di laboratorium negara.
HMI Tegal Kab
Pria yang memiliki keterlibatan yang cukup dalam jaringan terorisme sejak 1994 dan bertobat tahun 2006 menyebutkan kisah pertobatannya terjadi bukan dengan serta merta. Ali mengatakan, “sungai kehidupan” yang membawanya kepada keadaan seperti saat ini. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
HMI Tegal Kab Internasional HMI Tegal Kab

EmoticonEmoticon