Jumat, 09 Maret 2018

Prof Al-Mestiri: NU Harus Terus Jadi Inspirasi Islam Moderat Dunia

Jakarta, HMI Tegal Kab. Sikap teguh terhadap tradisi, pengkajian kitab-kitab klasik, peneguhan moderatisme Islam, dan garda depan nasionalisme harus terus dilakukan NU untuk menginspirasi dunia. Karakter-karakter tersebut dibutuhkan dunia Islam saat ini yang seolah tak ada hentinya dengan tragedi perang dan anasir-anasir kebencian.

Prof Al-Mestiri: NU Harus Terus Jadi Inspirasi Islam Moderat Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof Al-Mestiri: NU Harus Terus Jadi Inspirasi Islam Moderat Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof Al-Mestiri: NU Harus Terus Jadi Inspirasi Islam Moderat Dunia

Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Teologi dan Filsafat Universitas Zaitunah Tunisia, Prof Dr Muhammad al-Mestiri, Kamis (20/10) saat menjadi pembicara utama dalam Kuliah Umum (Studium Generale) yang diselenggarakan Pascasarjana STAINU Jakarta di Gedung PBNU Jakarta Pusat.

Dalam kuliah umum bertema Wasathiyyatul Islam: Stratijiyyah Limuwajahatit Thatharruf al-Fikriy wa al-Dini (Moderatisme Islam; Strategi Melawan Ekstremitas Pemikiran dan Keberagamaan) ini, Al-Mestiri menggarisbawahi bahwa peneguhan Islam moderat saat ini bisa dilakukan dengan jalan tetap menjaga geneologi sejarah.?

Hal ini dilakukan agar Islam tidak tercerabut dari akar tradisinya sehingga moderatisme bisa terus dikembangkan.?

HMI Tegal Kab

“Memahami kitab-kitab klasik (thurats) karya ulama perlu terus dilakukan. Selain itu, kita jug harus memahami paham Barat sehingga dapat menemukan persmasalahan yang ada,” ujar alumni Universitas Sorbonne Prancis ini didampingi Ahmad Ginanjar Sya’ban (Dosen STAINU Jakarta) sebagai penerjemah.

Al-Mestiri juga menjelaskan tentang universalisme (al-kauniyah) yang berbeda dalam persepsi Islam dan Barat. Dalam persepsi Islam, menurutnya, universalisme lahir dari karakter wasathiyah. “Sedangkan universalisme menurut Barat lebih cenderung dimaknai sebagai hegemoni,” jelas Profesor yang tinggal di Prancis lebih dari 18 tahun ini.

Wasathiyah, prinsip keadilan

HMI Tegal Kab

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, lebi jauh al-Mestiri menjelaskan bahwa membincang moderatisme Islam tidak bisa dilepaskan dari apa yang telah difirmankan oleh Allah SWT:

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang maruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS Ali Imran: 110)

“Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, makna wasath dalam ayat tersebut adalah bermakna umat yang adil dan terbaik. Jadi, makna umat wasath adalah umat yang berpegang pada prinsip keadilan,” ujar al-Mestiri. ? ?

Selain para mahasiswa Pascasarjana STAINU Jakarta, turut hadir dalam acara ini Waketum PBNU HM. Maksoem Makfoedz, Katib Syuriyah PBNU KH Mujib Qulyubi yang sekaligus Wakil Rektor UNU Indonesia, Asisten Direktur Pascasarjana STAINU Jakarta Dr Muh. Ulinnuha dan Hamdani, Ph.D serta sejumlah dosen Pascasarjana STAINU Jakarta lainnya. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Syariah, RMI NU, PonPes HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Prof Al-Mestiri: NU Harus Terus Jadi Inspirasi Islam Moderat Dunia di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock