Rabu, 01 Desember 2010

Santri Harus Kuasai Ilmu Terapan

Semarang, HMI Tegal Kab - Santri sudah pasti diajari ilmu-ilmu agama. Meliputi ilmu pokok berupa aqidah dan syariah, juga cabang-cabang ilmu seperti tafsir, fiqih, faraid, falak, dan lainnya. Namun, santri juga perlu menguasai ilmu terapan, yaitu teknologi dan sains agar manfaat yang diberikan santri kepada kehidupannya semakin banyak.

Yang terpenting, setelah berhasil mendapatkan ilmu terapan tidak digunakan untuk kepentingan perutnya sendiri melainkan untuk mengabdi pada agama dan bangsanya. Jadi, tafaqquh fid din (pendalaman bidang agama) dilengkapi dengan penguasan bidang terapan.

Santri Harus Kuasai Ilmu Terapan (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Harus Kuasai Ilmu Terapan (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Harus Kuasai Ilmu Terapan

Pesan itu disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon, Malang KH Muhammad Ihya Ulumiddin dalam mauidhoh hasanah? di acara Haflah Akhirussanah XXVII Pesantren Durrotu Ahlissunnah wal Jamaah? (Durrotu Aswaja) di lapangan Banaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, belum lama ini.

Ketua Persatuan Dakwah al Haromain ini mengatakan, di zaman sekarang ini pondok pesantren memang mau tak mau harus menerima santri yang tidak murni ingin mondok. Dan karena itu santrinya otomatis tidak hanya belajar bab agama, melainkan juga pasti belajar terapan karena mereka berstatus mahasiswa pula.

HMI Tegal Kab

Lebih dari 400 santri Pesantren Durrotu Aswaja yang berada di dekat kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) memang berisi para mahasiswa Unnes. Pengasuh Pesantren Durrotu Aswaja KH Agus Romadlon sendiri mengakui bahwa pesantrennya untuk menampung para mahasiswa Unnes agar terjaga akhlaknya dan terjaga aqidahnya. Dan pesantrennya cukup berhasil membendung aliran garis keras yang pernah berjaya menguasai mahasiswa Unnes selama kurang lebih 10 tahun.

HMI Tegal Kab

Maka Kiai Ihya berpesan, para santri yang mendapatkan ilmu terapan, dapatkan ilmu terapan tidak boleh ilmunya itu untuk kepentingan perutnya sendiri. Tetapi untuk mengabdi kepada agama dan bangsa.

"Ilmu diukur dari manfaatnya. Dan ilmu bisa membuat orang mendongak alias sombong. Maka perlu dzikir. Sebab dzikir membuat kepala menunduk, menjaga batin. Banyaklah dzikir karena dzikirlah yang membawa perubahan besar pada diri manusia," tuturnya memberi nasehat.? ?

Lebih lanjut? Ketua Persatuan Dakwah al Haromain ini mengatakan, ilmu itu harus mendekatkan kepada Allah. Semakin orang berilmu mestinya semakin taqwa. Kalau ilmunya sangat tinggi, sampai bergelar profesor tetapi tidak semakin dekat kepada Allah, maka ada yang tidak beres dengan ilmunya.

"Ilmu itu membawa kepada taqwa. Kalau ilmu saudah tinggi tapi tidak semakin dekat pada Allah, maka semakin besar kesesatannya," ujar Ketua Haiah Shofwah al Malikiyyah ini.

Pidatonya ditutup dengan pemberian ijazah kitab Tawajjuhat, yaitu kitab berisi aurad (rangkaian bacaan dzikir) yang dia susun untuk diamalkan seluruh santri dan hadirin.

Dalam Haflah ini, para santri Pesantren Durrotu Aswaja unjuk kebolehan menghafalkan Nadhom Al Imrithi (ilmu nahwu) dengan nada khas buatan mereka, dan menampilkan kemampuan baca kitab kuning (arab gundul) dengan makna Jawa lalu diterangkan dalam bahasa Indonesia. Dilengkapi penampilan grup rebana pameran kitab, buku dan majalah karya para santri. (Ichwan/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Kajian, Makam, Fragmen HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Santri Harus Kuasai Ilmu Terapan di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock