Kudus, HMI Tegal Kab. Wafatnya salah satu Mustasyar PCNU Kudus H Abdul Hamid membawa duka mendalam masyarakat setempat. Tidak kurang dari seribu pelayat memberi penghormatan terakhir di rumah duka desa Langgar Dalem hingga tempat pemakaman di Sedio Loehoer Bakalan Krapyak, Sabtu (17/1). Tampak hadir Mustasyar PBNU KH Syaroni Ahmadi melepas upacara pemberangkatan jenazah Wakil Bupati Kudus ini.
| KH Syaroni Ahmadi Antar Jenazah Wabup Kudus (Sumber Gambar : Nu Online) |
KH Syaroni Ahmadi Antar Jenazah Wabup Kudus
Pada kesempatan itu, KH Syaroni merasa tidak percaya saat mendengar kabar duka wafatnya H Abdul Hamid ini, Jumat (16/1). "Malam Jumat, pak Hamid masih bersama saya dalam acara pengajian umum. Beliau sambutan mewakili Bupati, saya yang ceramah. Kemarin saya sempat kaget, mendengar wafatnya pak Hamid ini," ujarnya dalam bahasa Jawa.Usai upacara, jenazah dibawa ke masjid Nanggungan Lor Langgar Dalem untuk disholatkan. Kemudian jenazah almarhum disemayamkan di pendopo kabupaten Kudus dengan acara penghormatan terakhir jajaran pejabat lingkungan Pemkab yang dipimpin Bupati Kudus H Musthofa yang didampingi Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo.
HMI Tegal Kab
Dari pendopo, jenazah kemudian dimakamkan di tempat pemakaman Sedio Loehoer desa Bakalan Krapyak. Di tempat ini, anggota Syuriyah PCNU Kudus KH Noor Halim Maruf membacakan talqin.HMI Tegal Kab
Sebagaimana diwartakan, H Abdul Hamid wafat di RS Mardirahayu akibat terkena serangan jantung secara mendadak usai olah raga tenis, Jumat (16/1). Almarhum meninggalkan seorang istri, tiga orang anak, dan dua orang cucu. (Qomarul Adib/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
HMI Tegal Kab Bahtsul Masail, Berita HMI Tegal Kab

EmoticonEmoticon