Jumat, 29 September 2017

Warga NU Bantul Dilatih Mengolah Makanan Berbahan Ikan

Bantul, HMI Tegal Kab. Selama ini, banyak warga Indonesia yang masih sedikit mengomsumsi ikan. Padahal ikan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Hal itu, salah satunya karena propaganda yang dulu pernah dilakukan oleh penjajah kolonial. Kata mereka, ikan itu menyebabkan berbagai penyakit jika dikomsumsi.

Warga NU Bantul Dilatih Mengolah Makanan Berbahan Ikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga NU Bantul Dilatih Mengolah Makanan Berbahan Ikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga NU Bantul Dilatih Mengolah Makanan Berbahan Ikan

Demikian disampaikan oleh Erwin dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI dalam acara Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Ikan di kediaman Da’i MUI Pusat dan Ketua LPPNU DIY, ? Beny Susanto di Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Selasa (12/5).

“Selain hasil dari propaganda penjajah, masih minimnya pengolahan ikan dalam berbagai menu makanan juga menjadi penyebab selanjutnya. Selama ini, ikan itu hanya di goreng dan dibakar. Paling mentok dibuat pepes. Hal itulah yang membuat masyarakat masih sedikit dalam mengkomsumsi ikan,” tambah Erwin.?

HMI Tegal Kab

Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga mendorong agar masyarakat melakukan inovasi dalam mengolah ikan agar menarik. Dengan melakukan inovasi pengolahan ikan, Erwin juga mengatakan, bahwa hal tersebut akan membuat nilai jualnya lebih tinggi.?

Sementara itu, Beny Susanto berharap bahwa acara tersebut akan membawa manfaat yang besar bagi para peserta yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga.?

HMI Tegal Kab

“Harapannya ya, agar ilmu yang didapatkan di acara ini bisa dimanfaatkan betul dan ada tindak lanjutnya. Ke depannya, semoga muncul produk-produk makanan yang berbahan ikan. Sebenarnya, ada banyak inovasi yang bisa dilakukan dalam mengolah ikan, hanya saja dalam acara ini, cuma pelatihan bakso ikan dan sosis,” tegasnya.?

Setelah mendapatkan materi dan motivasi dalam melakukan inovasi pengolahan ikan, peserta kemudian dilatih langsung membuat bakso ikan dan sosis. Pelatihan tersebut dipandu langsung oleh Ibu Sofiana dari KKP RI.?

Acara hasil kerja sama antara MUI dan KKP RI tersebut dihadiri puluhan warga NU dari Desa Panggungharjo. Selain ibu-ibu rumah tangga, hadir juga para santri al-Munawwir, Krapyak. Di akhir acara, dibentuklah kelompok usaha yang diberi nama Kelompok Usaha Berbasis Ikan al-Munawwir DIY. Soal nama al-Munawwir, Beny mengatakan sebagai tabarrukan terhadap Kiai Munawwir Krapyak. (Nur Rokhim/Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Pendidikan, Quote, Kyai HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Warga NU Bantul Dilatih Mengolah Makanan Berbahan Ikan di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock