Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

Mempertahankan Capaian Ramadhan Lebih Sulit Dibanding Meraihnya

Jember, HMI Tegal Kab. Mempertahankan sesuatu yang telah dicapai lebih sulit dibanding meraihnya. Sebab, godaan dan tantangannya lebih berat dalam kondisi mempertahankan. Apalagi dalam soal capaian di bulan Ramadhan.?

Mempertahankan Capaian Ramadhan Lebih Sulit Dibanding Meraihnya (Sumber Gambar : Nu Online)
Mempertahankan Capaian Ramadhan Lebih Sulit Dibanding Meraihnya (Sumber Gambar : Nu Online)

Mempertahankan Capaian Ramadhan Lebih Sulit Dibanding Meraihnya

Demikian diungkapkan Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Takmir Masjid (PC LTM) NU Jember, H.A. Fauzi saat memberikan taushiyahnya dalam acara halal bihalal keluarga besar LTMNU dan takmir masjid Jember barat di masjid jami Darul Muttaqien, Tanggul, Jember, Jawa Timur, Rabu (13/7).?

Menurutnya, dalam melaksanakan puasa Ramadhan, terasa lebih ringan untuk memerangi hawa nafsu dan menahan perilaku tak terpuji. Itu karena dilaksanakan serentak dan bersama-sama dengan orang lain. Tapi setelah lebaran, "kebersamaan" itu tak ada lagi, sehingga tergantung kepada masing-masing individu untuk mempertahankan nilai-nilai ketaqwaan yang telah dicapai selama Ramadhan.?

"Makanya saya katakan lebih berat sekarang (setelah lebaran). Tapi memang kita harus berusaha untuk menjaga dan mempertahankan apa yang sudah kita capai di bulan Ramadhan," jelasnya.

HMI Tegal Kab

H. Fauzi lantas mengurai sekian sukses yang harus dipertahankan kedepan sebagai output puasa Ramadhan. Di antaranya, kedermawanan, pengendalian emosi, budaya maaf dan penebaran nilai-nilai kebajikan. Tiga yang disebut terakhir sesungguhnya tidak butuh modal (materi).?

Mengendalikan emosi, katanya, tidak memerlukan dana, hanya perlu kelapangan hati. Kelapangan hati bukanlah produk instan, tapi hasil latihan terus menerus yang ditopang oleh semangat ketaatan terhadap perintah Allah.?

"Banyak persoalan besar dalam kita bertetangga, pemicunya karena kita gampang emosi. Emosi bisa jadi percikan api yang dapat menghanguskan segalanya. Makanya, jangan cepat marah dalam menyikapi sesuatu," tukasnya.

Demikian juga budaya maaf, harus tetap tertanam pasca lebaran. Tidak hanya saat lebaran. Dalam pandangan Ketua Takmir Masjid Jami Darul Muttaqien itu, sesungguhnya minta dan memberi maaf tidak sulit. Hanya butuh kebesaran jiwa. Meminta dan memberi maaf sama-sma mulia. Namun secara psikologis, posisi orang yang memberi maaf, butuh dorongan spirit yang lebih. Sebab, orang yang dimintai maaf, biasanya posisinya menang. Dalam posisi tersebut, sikap arogan terkadang muncul.?

HMI Tegal Kab

"Tapi apapun itu, memnita maaf dan mamberi maaf adalah sikap yang sangat terpuji. Dendam kesumat tak perlu dipelihara, sebab hanya membawa malapetaka," jelasnya.

Sedangkan kedermawanan mempunyai fungsi sosial yang sangat dahsyat. Fauzi menilai, alangkah indahnya jika budaya sedekah yang lumrah terjadi di bulan Ramadhan berlanjut di luar bulan Ramadhan. "Kepedulian sosial inilah yang sesungguhnya menjadi ruh diklat puasa Ramadhan," ungkapnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Nusantara, Quote HMI Tegal Kab

Rabu, 07 Februari 2018

HIDMAT NU Awali Gerakan Perempuan Indonesia Menulis

Jakarta, HMI Tegal Kab. Himpunan Da‘iyah dan Majelis Taklim Muslimat Nahdlatul Ulama (HIDMAT NU) mengawali “Gerakan Perempuan Indonesia Menulis”. Gerakan itu diawali dengan pelatihan penulisan bagi para da‘iyah Muslimat NU di Gedung PBNU lantai lima, Jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Senin (13/5) siang.

Sedikitnya 20 pengurus HIDMAT NU mengikuti pelatihan penulisan. Pelatihan penulisan dipandu oleh seorang jurnalis berpengalaman Parni Hardi. Pelatihan berlangsung 2 setengah jam dari 10.00 hingga 12.30 siang.

HIDMAT NU Awali Gerakan Perempuan Indonesia Menulis (Sumber Gambar : Nu Online)
HIDMAT NU Awali Gerakan Perempuan Indonesia Menulis (Sumber Gambar : Nu Online)

HIDMAT NU Awali Gerakan Perempuan Indonesia Menulis

“Menulis adalah sesuatu yang menggairahkan. Aktivitas menulis menjadi proses kreativitas yang menantang, tetapi menginspirasi,” kata Parni Hardi di hadapan peserta pelatihan.

HMI Tegal Kab

“’Gerakan Perempuan Indonesia Menulis’ merupakan bagian dari program dakwah HIDMAT NU. Karena selain bil haal, bil lisan, HIDMAT NU mengambil penulisan sebagai media dakwah. Kami menyebutnya dakwah bil kitabah,” kata Sekretaris HIDMAT NU Sururin kepada HMI Tegal Kab usai pelatihan di lokasi yang sama, Senin (13/5) siang.

HMI Tegal Kab

Peserta dibekali dengan motivasi penulisan dan teknik penulisan. Dalam menulis, peserta diimbau untuk menuangkan tujuan, koherensi, dan konklusi penulisan. Di akhir pelatihan, peserta mengumpulkan tulisan yang dibuat satu jam terakhir sebelum pelatihan berakhir.

Kalangan ibu-ibu Muslimat NU justru memiliki potensi sebagai penulis berbakat. Pengalaman mereka memberikan banyak inspirasi penulisan yang kaya, ungkap Parni Hardi kepada HMI Tegal Kab usai pelatihan.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Quote HMI Tegal Kab

Selasa, 06 Februari 2018

48 Pesantren Siap Berlaga di LSN Region Sumatera VIII-Lampung

Lampung Timur, HMI Tegal Kab - Setelah melakukan pertemuan teknis dengan para calon tim pesantren Liga Santri Nusantara (LSN) Region Sumatera VIII - Lampung pada Rabu (23/8) lalu, kini panitia pelaksana Liga Santri Nusantara Region Sumatera VIII – Lampung terus berkonsentrasi menyiapkan hal lain pada hari H nanti, di antaranya cek lapangan.

“Kick off nanti akan dilaksanakan pada hari Senin sore, 28 Agutus 2017 di Lapangan Merdeka Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur oleh karenanya panitia semaksimal mungkin untuk menyambut para santri peserta LSN, dan ribuan warga Nahdliyyin,” kata Munir A Haris, Koordinator Liga Santri Nusantara Region VIII Sumatera – Lampung, di Lampung Timur, Jumat (25/8).

48 Pesantren Siap Berlaga di LSN Region Sumatera VIII-Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
48 Pesantren Siap Berlaga di LSN Region Sumatera VIII-Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

48 Pesantren Siap Berlaga di LSN Region Sumatera VIII-Lampung

Ia mengaku bersyukur selalu mendapat dukungan moral dari tokoh-tokoh NU Lampung, termasuk dari Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putra.

“Pak Sekda berpesan kepada kami agar LSN tahun 2017 ini harus berjalan sukses dan panitia harus bekerja ekstra keras dalam event nasional karena akan dihadiri ribuan lapisan masyarakat,” pungkas mantan Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

HMI Tegal Kab

Berikut nama-nama 48 Tim Pesantren Liga Santri Nusantara Region Sumatera VIII – Lampung tahun 2017, yaitu ;

1. Pesantren Roudlotuussolihin, Lampung Selatan

HMI Tegal Kab

2. Pesantren Al-Farabi, Pesawaran

3. Pesantren Madinatul Ilmi, Pringsewu

4. Pesantren Al-Hikmah, Way Halim, Kota Bandar Lampung

5. Pesantren Darussaadah, Gunung Sugih, Lampung Tengah

6. Pesantren Walisongo, Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah

7. Pesantren Walisongo, Lampung Utara

8. Pesantren Istiqlal, Lampung Utara

9. Pesantren Al-Fadlu, Tulang Bawang

10. Pesantren Darul Hidayah Al-Ansori, Tulang Bawang Barat

11. Pesantren Darul Huda, Mesuji

12. Pesantren Al-Falah, Tanggamus

13. Pesantren Darul Amal, Kota Metro

14. Pesantren Shodiqussalam, Lampung Tengah

15. Pesantren Darussalam, Pasir Sakti, Lampung Timur

16. Pesantren Mathlaul Huda, Pringsewu

17. Pesantren Miftahul Huda, Lampung Timur

18. Pesantren Asyaroniyah, Lampung Timur

19. Pesantren Minhajuth Thullab, Lampung Timur

20. Pesantren Darul Ulya, Kota Metro

21. Pesantren Tribakti Attaqwa, Raman Utara, Lampung Timur

22. Pesantren Darul Maarif, Lampung Timur

23. Pesantren Darul Ulum, Lampung Timur

24. Pesantren Riyadatul Ulum, Lampung Timur

25. Pesantren Roudlotuth Tholibin, Kota Metro

26. Pesantren Raudlatul Huda Al-Islamy, Pesawaran

27. Pesantren Darussalamah, Brajadewa Lampung Timur

28. Pesantren Raudlatul Hidayah, Lampung Timur

29. Pesantren Darul Hidayah, Lampung Timur

30. Pesantren Mambaul Ulum, Lampung Timur

31. Pesantren Darul Islah, Lampung Timur

32. Pesantren Darun Najah, Lampung Timur

33. Pesantren Hidayatul Quran, Lampung Timur

34. Pesantren Miftahul Huda, Lampung Timur

35. Pesantren Tribakti Darul Falah, Lampung Utara

36. Pesantren Roudloturridwan, Lampung Timur

37. Pesantren Al-Huda, Lampung Selatan

38. Pesantren Al-Banin, Kota Bandar Lampung

39. Pesantren Miftahussalam, Lampung Timur

40. Pesantren Daarul Hamdi, Lampung Timur

41. Pesantren Darussalam, Sidorejo Lampung Timur

42. Pesantren Al-Istiqomah Al-Amin, Lampung Selatan

43. Pesantren Bustanul Ulum, Lampung Tengah

44. Pesantren Raudlotussolihin, Lampung Tengah

45. Pesantren Miftahurrahmah, Pesisir Barat

46. Pesantren Darul Quran, Lampung Timur

47. Pesantren Alqodiriyah, Lampung Timur

48. Pesantren Mutaalimin, Lampung Timur

(Akhmad Syarief Kurniawan/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Nasional, Quote HMI Tegal Kab

Rabu, 24 Januari 2018

Amankan Natal dan Tahun Baru, Banser Sidoarjo Terjunkan 1000 Personil

Sidoarjo, HMI Tegal Kab. Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sidoarjo akan menerjunkan 1000 personil untuk melakukan pengamanan perayaan Natal 2015 disejumlah gereja yang ada di Sidoarjo. Selain itu, Banser juga akan melakukan pengamanan saat perayaan tahun baru 2016.

"Sekitar 1000 personil Banser gabungan dari Satkaryon akan dibagi disetiap kecematan untuk membantu Polres Sidoarjo dalam melakukan pengamanan Natal 2015 dan tahun baru 2016," kata Satkorcab Banser Sidoarjo M Hasanudin di Mapolres Sidoarjo usai gelar apel pasukan pengamanan natal dan tahun baru, Rabu (23/12).

Amankan Natal dan Tahun Baru, Banser Sidoarjo Terjunkan 1000 Personil (Sumber Gambar : Nu Online)
Amankan Natal dan Tahun Baru, Banser Sidoarjo Terjunkan 1000 Personil (Sumber Gambar : Nu Online)

Amankan Natal dan Tahun Baru, Banser Sidoarjo Terjunkan 1000 Personil

Sekitar 10 hingga 15 personil Banser akan ditempatkan di setiap gereja yang ada. "Bagaimana pun sebagai Banser, atau badan semi otonom Ansor punya kewajiban membantu Polres Sidoarjo untuk pengamanan Natal dan tahun baru," tegas Hasan.

HMI Tegal Kab

Kapolres Sidoarjo, AKBP M Anwar Nuris mengatakan, dalam apel gelar pasukan pengamanan Natal 2015 dan tahun baru 2016, pihaknya melibatkan 410 personil gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Sidoarjo, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, Banser, Dinas Pemadam Kebakaran, Senkom dan penjinak bom (Jibom) Polda Jatim.

"Tahap pertama kami akan melakukan sterilisasi di sejumlah gereja yang ada di Sidoarjo. Sekitar 73 gereja itu akan kami sterilkan dengan bantuan pemuda gereja setempat dan Banser. Selanjutnya, pengamanan di luar gereja akan ada personil Jajaran Polres Sidoarjo dan Jibom," ucap mantan Kapolres Nganjuk Jawa Timur ini.

HMI Tegal Kab

Anwar mengungkapkan, pihaknya akan menyebar personilnya di sejumlah gereja yang ada di Sidoarjo. Baik itu gereja yang berkapasitas kecil maupun besar. "Hampir sama, di titik kerawanan jumlah yang cukup besar akan dijaga 6 personil polisi dan gereja yang kecil akan dijaga 2 personil polisi," ungkapnya.

Anwar menambahkan, pengamanan tersebut akan dilakukan sebelum dan sesudah kebaktian. Adapun operasi lilin semeru itu sendiri dimulai sejak tanggal 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016. Pihaknya berharap kepada masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas yang ada selama perayaan Natal dan tahun baru 2016 berlangsung.

Selain melakukan pengamanan disetiap gereja, Polres Sidoarjo juga mendirikan 11 pos terdiri dari 9 pos pam dan 2 pos pelayanan yang akan di tempatkan di Bungurasih Waru dan pintuk keluar (exit tol) Porong Sidoarjo. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Fragmen, Budaya, Quote HMI Tegal Kab

Jumat, 19 Januari 2018

Keutamaan Bulan Rajab Menurut KH Sholeh Darat Semarang (2)

Oleh M Rikza Chamami

Amaliyah di bulan Rajab memang banyak sekali. Itu dikarenakan betapa mulianya bulan Rajab menurut Allah Swt. Dalam memberikan pemahaman amaliyah di bulan Rajab ini, KH Sholeh bin Umar Assamarani (Mbah Sholeh Darat) menyebutkan amalan istighfar yang perlu dibaca setiap pagi dan sore sebanyak 70 kali agar terbebas dari neraka.

Perintah membaca istighfar itu ditegaskan oleh Rasulullah Saw dalam haditsnya: "Barangsiapa yang mengucapkan dalam Rajab, Syaban dan Ramadan pada waktu diantara dzuhur dan ashar:

Keutamaan Bulan Rajab Menurut KH Sholeh Darat Semarang (2) (Sumber Gambar : Nu Online)
Keutamaan Bulan Rajab Menurut KH Sholeh Darat Semarang (2) (Sumber Gambar : Nu Online)

Keutamaan Bulan Rajab Menurut KH Sholeh Darat Semarang (2)

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Maka Allah memerintahkan dua malaikat untuk membakar buku tulisan amal jeleknya".

HMI Tegal Kab

Allah bahkan menegaskan bahwa setiap malam Rajab adalah malam di bulan milik Allah. Dan hamba yang mengikuti juga hambaKu dan rahmat juga milik Allah. Termasuk fadl (kemuliaan) berada pada kekuasaan Allah. Dan Allah akan memberikan ampunan pada hambaNya yang selalu memohon ampun.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa barangsiapa melaksanakan puasa pada hari keduapuluh tujuh bulan Rajab dan mengeluarkan shadaqah, maka Allah akan menulis pahala puasa dengan seribu kebaikan dan memerdekakan seribu budak.

HMI Tegal Kab

Mbah Sholeh Darat juga menjelaskan tentang sebuah malam mulia di dalam bulan Rajab yang disebut sebagai lailatu raghaib (? ?). Keterangan mengenai itu diambil dari hadits: "Janganlah Anda sekalian lupakan bahwa dalam awal Jumat di bulan Rajab, maka malamnya disebut lailatu raghaib ketika berada pada sepertiga malam. Saat itu para Malaikat tujuh langit dan tujuh bumi berkumpul jadi satu di kanan kiri kabah dengan disaksikan oleh Allah. Saat melihat peristiwa itu, Allah menyampaikan bahwa apa yang diminta Malaikat akan dikabulkan. Dan Malaikat meminta pada Allah untuk memaafkan hambanya yang berpuasa Rajab. Dan Allah tegas menjawab telah memaafkan semua hambaNya itu".

Bersambung.....

Alfatihah.

Penulis adalah Wakil Ketua KOPISODA/Komunitas Pecinta Mbah Sholeh Darat, Alumni Qudsiyyah dan Dosen UIN Walisongo



Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Quote, Hikmah HMI Tegal Kab

Minggu, 31 Desember 2017

Ini Alasan Kapolri Baru Izinkan Polwan Berjilbab

Jakarta, HMI Tegal Kab. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Sutarman akhirnya mengizinkan polisi wanita (polwan)menggunakan jilbab pada saat bertugas. Apa alasan mantan ajudan Gus Dur itu mengizinkan polwan berjilbab?

Menurut Jenderal Sutarman, penggunaan jilbab merupakan hak pribadi setiap warga negara, terkait keyakinan terhadap ajaran agamanya.

Ini Alasan Kapolri Baru Izinkan Polwan Berjilbab (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Alasan Kapolri Baru Izinkan Polwan Berjilbab (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Alasan Kapolri Baru Izinkan Polwan Berjilbab

"Itu hak asasi seseorang, saya sudah sampaikan kepada anggota kalau misalnya ada anggota yang mau pakai, silakan!" katanya di sela-sela acara Silaturahmi Kapolri dengan Insan Pers di Ruang Rupatama Mabes Polri, Selasa (19/11) kemarin.

HMI Tegal Kab

Ketentuan mengenai seragam polisi, termasuk di dalamnya polwan, diatur dalam Surat Keputusan (SK) Kapolri No Pol: Skep/702/IX/2005. Memang tidak tertulis larangan berjilbab dalam surat keputusan Kapolri lama itu. Namun, SK itu sudah dianggap mewajibkan semua anggota untuk mengenakan seragam yang telah ditentukan itu, dan tidak ada jilbab untuk polisi wanita.

Pernyataan Kapolri Sutarman yang belum lama dilantik itu mengakhiri polemik di kalangan pejabat kepolisian terkait boleh tidaknya polwan berjilbab. Meski demikian sampai saat ini belum ada aturan resmi baru yang dikeluarkan Kapolri terkait penggunaan jilbab, terkait anggaran dan model jilbab yang boleh dipakai.

HMI Tegal Kab

Kata Kapolri, Polwan yang ingin menggunakan jilbab dipersilakan membeli sendiri. "Anggaran belum ada, kalau mau beli, silakan. Contohnya kan sudah ada. Mulai besok kalau ada yang mau pakai saat tugas tidak masalah," ujarnya enteng.? (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Quote, Olahraga, PonPes HMI Tegal Kab

Senin, 25 Desember 2017

Najwa Shihab Berani di Tivi, eh, Baca Puisi Ditemani Bapaknya

Jakarta,HMI Tegal Kab

Inayah Wulandari dan Ratih Sanggarwati didaulat sebagai pemandu acara “Doa untuk Palestina” di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis malam (24/8). Acara yang diinisiasi Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) itu menghadirkan belasan penyair dan tokoh untuk membaca puisi.  

Najwa Shihab Berani di Tivi, eh, Baca Puisi Ditemani Bapaknya (Sumber Gambar : Nu Online)
Najwa Shihab Berani di Tivi, eh, Baca Puisi Ditemani Bapaknya (Sumber Gambar : Nu Online)

Najwa Shihab Berani di Tivi, eh, Baca Puisi Ditemani Bapaknya

“Selanjutnya ini adalah...,” ucap Ratih Sanggarwati ketika akan memanggil Najwa Shihab untuk membacakan puisi.

“Selanjutnya ada seorang perempuan yang terkenal sangat berani. Perempuan ini punya acara sendiri di tv, dan di acara tivinya,” Inayah Wahid melanjutkan ucapan Ratih.

HMI Tegal Kab

Sepertinya hadirin sudah tahu siapa tahu meski Inayah dan Ratih belum menyebutkannya. Dengan deskripsi beberapa kalimat itu, mereka sudah  tahu siapa yang akan tampil. Tanpa dikomandoi siapa pun, mereka langsung bertepuk tangan.

“Geer ya, belum tentu kan apa yang mereka pikir,” kata Ratih.

HMI Tegal Kab

“Dipikir siapa? Wong saya ngomongin OK Jek kok,” jawab Inayah menyebutkan film yang dibintanginya.  

“Waduh, promosi,” kata Ratih.

“Di acara tivinya,” lanjut Inayah, “Mbak ini berani banget, selalu mencecar dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, dengan tajam. Tapi yang saya bingung, si mbak yang terkenal berani ini, malam ini, mungkin karena terbiasa bergaul dengan hal-hal politik, sosial, ekonomi, mungkin tidak paham puisi,” lanjut putri bungsu KH Abdurrahman Wahid. 

Ngenyek (menghina) banget,” sergah Ratih.

“Mungkin ketakutan. Soale enggak berani baca sendiri, Mbak, malam ini minta ditemani bapaknya.”

Kemudian mereka menyebutkan Najwa Shihab dan Quraish Shihab.

“Abah, sebetulnya ada satu Shihab lagi di ruangan ini, di Indonesia lho, Bah, maksudnya, yang ada di Indonesia, jangan keliru, bukan Shihab yang lain. Namanya Alwi Shihab. Ami Alwi, adiknya Abi. Tadi saya ajak ke panggung, katanya malam ini tugasnya cuma satu, foto kami berdua, dan kirim ke Watshaap grup keluarga Shihab, yang di Indonesia, sekali lagi.  

Najwa dan ayahnya yang penulis Tafsir Al-Misbah itu membacakan syair karya Samih Al-Qashim Risalatun minal Mu’taqad atau Surat dari Penjara. Sang ayah membaca versi bahasa Arab, sementara Najwa membaca terjemahannya, yang dilakukan Ulil Abshar Abdalla. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Pendidikan, Quote HMI Tegal Kab

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock