Selasa, 30 Januari 2018

Ahmad Tohari: Orientasi Kebudayaan NU Jangan Elitis

Jakarta, HMI Tegal Kab. Budayawan asal Banyumas, Jawa Tengah, Ahmad Tohari menilai ada perubahan orientasi kebudayaan di tubuh Nahdlatul Ulama (NU). Menurut dia, belakangan ini kecenderungan elitis lebih menonjol ketimbang orientasi populis.

Ahmad Tohari: Orientasi Kebudayaan NU Jangan Elitis (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahmad Tohari: Orientasi Kebudayaan NU Jangan Elitis (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahmad Tohari: Orientasi Kebudayaan NU Jangan Elitis

Pandangan ini disampaikan Tohari usai menerima Hadiah Asrul Sani (HAS) bersama D Zawawi Imron, Slamet Rahardjo Djarot, Ahmad Tohari, Rofiqoh Darto Wahab, dan Isha Anshori Harmaj pada peringatan hari lahir HMI Tegal Kab ke-10 di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (28/3) malam.

Pengarang novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk ini melihat, keterlibatan sejumlah pengurus NU di daerah merupakan gejala memudarnya tanggung jawab dan keberpihakan NU pada aspek keumatan. ”Saya katakan dengan jelas dan sangat berani, itu berbahaya!” tegas Tohari.

HMI Tegal Kab

Menurut dia, NU dan orietasi kebudayaan populis adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. ”Mau kemana kalau NU tidak memegang jimat yang bernama orientasi keumatan? Kalau tidak berorientasi keumatan jangan sebut NU,” ujarnya.

Tohari mengaku sangat terharu ketika mendengar KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) secara terang menyatakan akan mengambil jarak jika NU tidak berorientasi keumatan. Sikap ini adalah petunjuk bahwa kebudayaan di NU memang semestinya tidak elitis.

Ia memuji Zawawi Imron yang dianggap berhasil menerapkan sastra secara tepat. Karya-karya penyair berjuluk ”Celurit Emas” ini dinilai banyak mengusung persoalan rakyat pinggiran, bukan kepentingan politisi dan penguasa kapital.

HMI Tegal Kab

Sastra, sambung Tohari, menjadi sarana efektif untuk mengasah kejiwaan manusia. Perjuangan NU juga penting dilaksanakan melalui karya sastra. ”Mari bersastra supaya kita menjadi NU yang lebih eling (sadar),” pinta sastrawan penerima HAS kategori penulis serba bisa ini.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Makam, Sejarah, Nahdlatul HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Ahmad Tohari: Orientasi Kebudayaan NU Jangan Elitis di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock