Minggu, 21 Januari 2018

Kader Muda NU Diminta Lanjutkan Perjuangan Kiai Hasyim

Palu, HMI Tegal Kab. Ketua Tanfidz Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Tengah Abdullah Latopada meminta seluruh warga NU khususnya kader-kader muda NU untuk melanjutkan semangat nasionalisme dan pluralisme almarhum KH Hasyim Muzadi.

Kader Muda NU Diminta Lanjutkan Perjuangan Kiai Hasyim (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Muda NU Diminta Lanjutkan Perjuangan Kiai Hasyim (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Muda NU Diminta Lanjutkan Perjuangan Kiai Hasyim

"Almarhum adalah orang tua kita, guru kita, tugas kitalah melanjutkan semangat keindonesiaan yang almarhum perjuangkan selama ini," katanya pada malam pertama pembacaan doa tahlil dan tazia yang dilaksanakan Badan Otonom NU Sulawesi Tengah Gerakan Pemuda Ansor dan Fatayat di Sekretariat NU di Palu, Kamis malam.

Pembacaan doa tahlil yang dipimpin Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Provinsi Sulawesi Tengah Suhban Lasawedi tersebut dihadiri mayoritas kader-kader Gerakan Pemuda Ansor dan sejumlah tokoh dan sesepuh NU.

Pembacaan doa tahlil tersebut berlangsung khikmad di tengah suasana duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia atas meninggalnya mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.?

Selain pembacaan doa tahlil juga dilakukan ceramah agama yang mengupas sepak terjang sang kiyai Hasyim Muzadi oleh Wakil Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Faisal Attamimi.

HMI Tegal Kab

Abdullah mengatakan bangsa Indonesia khususnya warga NU kembali kehilangan seorang tokoh panutan yang telah memiliki hubungan baik terhadap dunia internasional.

Mantan Ketua GP Ansor Provinsi Sulawesi Tengah itu mengatakan perilaku, pikiran dan karakter Hasyim Muzadi pantaslah diteruskan oleh kader-kader muda NU karena ketokohan almarhum tidak diragukan lagi.

HMI Tegal Kab

"Ketika Hasyim Muzadi terpilih menggantikan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) sebagai Ketua PBNU, maka saya melihat bahwa NU kembali dipimpin oleh orang yang tepat," katanya mengisahkan sejumlah perjalan Hasyim Muzadi terpilih sebagai Ketua PBNU menggantikan Gus Dur pada 1999.

Sementara itu Wakil Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Faisal Attamimi mengatakan Hasyim Muzadi bukan hanya milik NU tetapi milik bangsa sehingga kepergiannya tidak saja kehilangan bagi masyarakat NU tetapi negara dan bangsa juga ikut kehilangan seorang tokoh.?

Faisal juga mengajak seluruh kader GP Ansor agar bercermin kepada Hasyim Muzadi yang memiliki komitmen dalam memperjuangkan Islam di mata dunia internasional melalui berbagai pikirannya.

Doa untuk Hasyim Muzadi akan dilakukan oleh NU bersama organisasi badan otonomnya hingga malam ke tujuh wafatnya mantan ketua umum PBNU itu. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Hadits, Fragmen HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Kader Muda NU Diminta Lanjutkan Perjuangan Kiai Hasyim di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock