Kudus, HMI Tegal Kab. Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kudus bersama 70 pelajar putri mendiskusikan perubahan tata nilai kehidupan manusia yang disebabkan globalisasi. Dengan kemampuan menyeleksi dan menyesuaikan dengan budaya bangsa, mereka mengajak masyarakat untuk memosisikan diri sesuai perannya masing-masing.
Diskusi berlangsung di SMP NU Putri Nawa Kartika Kudus, Jumat (21/8). Tampak hadir sebagai peserta diskusi aktivis pelajar NU di komisariat-komisariat IPPNU. Pihak penyelenggara menghadirkan narasumber antara lain Ketua PAC Muslimat NU Kudus Hj Hidayati, Ketua IPPNU Kudus 1993-1996 Khamidah.
| IPPNU Kota Kudus Baca Peluang Perempuan di Era Globalisasi (Sumber Gambar : Nu Online) |
IPPNU Kota Kudus Baca Peluang Perempuan di Era Globalisasi
"Peran pendidik yang awal dan utama adalah dari seorang ibu, tak hanya itu seorang wanita juga menjadi tiangnya negara, tulang punggung negara. Jika wanita di negara tersebut baik, kokohlah bangunan negara tersebut," kata Hj Hidayati.HMI Tegal Kab
Sementara Khamidah menyoroti soal moral dan akhlak sebagai pendidikan yang utama. "Pendidikan yang terpenting terletak pada pendidikan moral dan akhlaknya, kita harus menanamkan akhlakul karimah di manapun dan semampu kita," kata pembina IPPNU Kota Kudus.Masalah prestasi kaum perempuan juga menjadi pembahasan dalam diskusi ini.
HMI Tegal Kab
"Sekarang tak ada batasan untuk wanita yang ingin menjadi pemimpin, memang seharusnya perempuan tak harus selalu menjadi makmum, kadangkala harus pula berada di samping dan di depan," ujar Ketua IPPNU Kudus 2000-2002 Noor Hidayah menambahkan. (Ilma/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
HMI Tegal Kab Halaqoh, Khutbah, Santri HMI Tegal Kab

EmoticonEmoticon