Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

Bacaan untuk Menjadi Ahlussunnah wal Jama’ah yang Bijak

Apakah kita boleh menghadiahkan pahala bacaan dan shadaqah kepada mayit? Apakah hadiah tersebut sampai? Menurut KH Ali Masum, Rais Aam PBNU 1981-1984, masalah semacam ini merupakan masalah furu’ khilafiyah yang seharusnya tidak mendorong terjadinya fitnah, pertengkaran, perdebatan, dan sikap antipati baik terhadap orang yang setuju ataupun yang menolaknya. Walaupun berbeda pendapat, kedua belah pihak seharusnya tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas dilakukan oleh sesama saudara Muslim. Masing-masing pihak tentu memiliki dasar yang diyakini.

Meski demikian, santri dan warga NU penting mengetahui dasar setiap amal ibadahnya. Oleh karena itu KH Ali Ma’sum merasa perlu menyusun kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jama’ah ini, khususnya untuk para santri Pondok Pesantren Krapyak Yogjakarta. Dengan mengetahui dasar amal ibadah yang kita lakukan, diharapkan kita tidak ragu, was-was, salah sangka, tertipu dan tergoda oleh setan sehingga tersesat pada kelompok ahli hawa nafsu.

Bacaan untuk Menjadi Ahlussunnah wal Jama’ah yang Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)
Bacaan untuk Menjadi Ahlussunnah wal Jama’ah yang Bijak (Sumber Gambar : Nu Online)

Bacaan untuk Menjadi Ahlussunnah wal Jama’ah yang Bijak

Hadirnya kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jam’ah ini diharapkan dapat membuat pembaca mengetahui dan yakin bahwa apa yang telah dilakukan oleh ulama kuno yang saleh (salafus shalih) merupakan kebenaran yang perlu diikuti. Hadirnya kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jam’ah ini tidak diharapkan sebagai bahan untuk berdebat dengan pihak yang berbeda pendapat.

Dengan tawadhu’ KH Ali Ma’shum menyatakan bahwa, dalam kitab ini beliau hanya mampu mengumpulkan dan menukil pendapat-pendapat dari para ulama’. Kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jama’ah merupakan kumpulan dari beberapa pendapat para tokoh tentang beberapa amalan Aswaja seperti shalat qabliyah Jumat dan talqin mayit setelah dikubur.

HMI Tegal Kab

Salah satu keistimewaan kitab ini adalah KH Ali Masum mengawali uraian tentang amaliyah-amaliyah nahdhiyah seperti hadiah pahala kepada mayit dengan mengutip pendapat Imam Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim, baru kemudian mengutip beberapa pendapat ulama dari empat madzhab Aswaja.

HMI Tegal Kab

Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mayit dapat mengambil manfaat dari pahala bacaan ayat Al-Qur`an orang lain yang dihadiahkan kepadanya, sebagaimana ia juga dapat mengambil manfaat dari pahala ibadah amaliyah seperti shadaqah dan sejenisnya.

Sedangkan Ibnul Qayyim mengatakan, “Sebaik-baik pahala yang dihadiahkan kepada mayit adalah pahala shadaqah, istighfar, doa untuk kebaikan mayit, dan ibadah haji atas nama mayit. Adapun pahala bacaan ayat Al-Qur`an yang dihadiahkan kepada mayit secara sukarela (bukan karena dibayar), dapat sampai seperti juga pahala puasa dan haji untuk mayit.

Menurut pendapat ulama madzhab Hanafi, orang yang melakukan amal ibadah, shadaqah, bacaan ayat Al-Qur`an, atau amal saleh lainnya, boleh menghadiahkan pahalanya kepada orang lain dan kiriman pahala tersebut sampai.

Ulama syafi’iyah sepakat bahwa pahala shadaqah dapat sampai kepada mayit.

Di kalangan ulama madzhab Maliki pada umumnya tidak ada perselisihan pendapat dalam hal sampainya pahala shadaqah kepada mayit. Namun pada prinsipnya, madzhab Maliki memakruhkan menghadiahkan pahala bacaan (Qur`an dan kalimat thayyibah lainnya) kepada mayit.

Imam An-Nawawi di dalam kitab Al-Adzkar menukil pendapat dari sekelompok ashabus-syafi’iy (para ulama madzhab Syafi’i), bahwa pahala bacaan (Al-Qur`an dan kalimat thayyibah lainnya) dapat sampai kepada si mayit, sama seperti pendapat yang dikemukakan oleh Imam Ahmad bin Hanbal dan sekelompok ulama lainnya.

Menurut KH Ahmad Subki Masyhadi dari Pekalongan, kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jama’ah sangat penting bagi kaum Muslimin Ahlus Sunnah wal Jama’ah, yaitu kaum Muslimin yang aqidahnya mengikuti imam Abil Hasan Al-Asy’ari atau imam Abu Manshur Al-Maturidi, dan fiqihnya mengikuti salah satu dari empat madhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad ibnu Hambal). Oleh karena itu, ketika Syekh KH Ali Ma’sum bersilaturrahmim ke kediaman KH Ahmad Fauzi Masyhadi Sampangan Pekalongan, KH Ahmad Subki Masyhadi ikut menemui sang tamu mulia dari Yogjakarta tersebut dan memohon izin untuk mencetak kitab Hujjah Ahlis Sunnah wal Jama’ah beserta terjemahan dan tambahan-tambahan yang diperlukan.

KH Ahmad Subki menerjemahkan kitab berbahasa Arab ini ke dalam bahasa Jawa dengan model makna gandul dilengkapi dengan terjemah singkat dalam bentuk uraian dan kadang ditambah dengan beberapa keterangan. Kitab terjemah ini diberi nama Ad-Durratul Lami’ah.

Pada sela-sela terjemahan, seperti pada bahasan tentang hadiah pahala terhadap mayit, KH Ahmad Subkhi menambahkan beberapa pendapat ulama tentang tata cara membayar utang mayit yang berupa shalat dan puasa.

"Bila ada mayit Muslim mempunyai hutang shalat, maka sebaiknya di-qadha dengan niat shalat untuk mayit tersebut. Sedangkan menurut Imam Abu Hanifah, bila si mayit wasiat maka setiap hutang satu shalat dibayar dengan fidyah satu mud. Bila ada mayit Muslim mempunyai hutang puasa Ramadhan, maka keluarganya dapat membayarkannya dengan puasa qadha. Hal ini berdasarkan suatu hadits muttafaqun alaihi..."

Ada sembilan bahasan yang dapat kita ikuti dalam kitab Ad-Durratul Lami’ah yang biasanya dijual dengan harga hanya sepuluh ribu rupiah ini: (1) pengiriman pahala untuk mayit, (2) shalat sunah qabliyah jum’at, (3) talqin mayit setelah dikubur, (4) shalat tarawih, (5) penetapan bulan Ramadhan dan Syawal, (6) ziarah kubur, (7) nikmat dan siksa kubur, (8) ziarah ke makam Nabi Muhammad Saw, dan (9) tawasul.



Data Buku


Judul? ? ? ? ? ? ? ? : Ad-Durratul Lami’ah, Tarjamah Hujjah Ahlis Sunnah? wal Jama’ah karya Syekh Al-‘Allamah KH Ali Ma’sum al-Jogjawi

Penerjemah : KH Ahmad Subki Masyhadi

Khath? ? ? ? ? ? : Ma’mun Muhammad bin Badawi

Penerbit? ? ? ? : Ibnu Masyhadi Pekalongan

Ukuran? ? ? ? : 14,5 x 20,5 cm, 228 halaman

Peresensi? : Faiq Aminuddin, Kepala MTs NU Irsyaduth Thullab, Tedunan, Wedung, Demak

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Cerita, Kiai, Halaqoh HMI Tegal Kab

Rabu, 28 Februari 2018

PCNU Kutai Kartanegara Imbau MWCNU dan Ranting Aktifkan Pengajian Aswaja

Kutai Kartanegara, HMI Tegal Kab

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kukar Chairul Anwar mengimbau kepada Majelis Wakil Cabang NU di setiap kecamatan untuk mengaktifkan forum pengajian-pengajian Ahlussunnah wal Jama’ah guna membentengi masyarakat dari radikalisme.

Pesan itu ia sampaikan dalam perigatan hari lahir (harlah) ke-90 NU yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW? di Gedung PCNU Kutai Kartanegara, Kutai Kartanegara, Ahad (31/1).

PCNU Kutai Kartanegara Imbau MWCNU dan Ranting Aktifkan Pengajian Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Kutai Kartanegara Imbau MWCNU dan Ranting Aktifkan Pengajian Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Kutai Kartanegara Imbau MWCNU dan Ranting Aktifkan Pengajian Aswaja

Menurut Anwar, NU perlu mewaspadai kelompok radikal dan aliran sesat, termasuk Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), yang masuk ke Kutai Kartanegara. Hal ini menjadi langkah pembinaan oleh NU kepada masyarakat.

HMI Tegal Kab

"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, beretika, dan bermoral. Islam di Indonesia mampu hidup secara damai juga merupakan salah satu kontribusi yang diberikan NU sebagai kelompok yang moderat dan toleran," ucapnya.

Ia juga sempat menyinggung terkait aksi teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta beberapa waktu lalu. Pihaknya mengutuk kelompok atau oknum tak bertanggung jawab gemar menuduh kafir bahkan membunuh orang lain atas nama agama.

HMI Tegal Kab

“Kita meluruskan semua itu dan kita harus mampu meneruskan apa yang diniatkan oleh pendiri-pendiri NU dan meneladani ajaran yang sesuai tuntunan akhlakul karimah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam," lanjutnya.

Perngatan harlah NU dan Maulid Nabi kali ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir dan lantunan? syair serta shalawat kepada Nabi Muhammad, danjuga ceramah agama oleh Al Habib Umar Al Muthohar dari Semarang.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) terpilih periode 2016-2021 Edi Damansyah, Wakil Ketua III DPRD Kukar Rudiansyah, Ketua Komisi I DPRD Kukar Abdul Rasyid, Camat Tenggarong Seberang Totok Sunarto, serta segenap pengurus NU Kukar dan Kalimantan Timur. Jamaah berjumlah urang lebih 2000 orang dari MWCNU dan Pengurus Ranting NU setempat dan sejumlah majelis taklim. (Red: Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Halaqoh HMI Tegal Kab

Senin, 19 Februari 2018

IPPNU Kota Kudus Baca Peluang Perempuan di Era Globalisasi

Kudus, HMI Tegal Kab. Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kudus bersama 70 pelajar putri mendiskusikan perubahan tata nilai kehidupan manusia yang disebabkan globalisasi.  Dengan kemampuan menyeleksi dan menyesuaikan dengan budaya bangsa, mereka mengajak masyarakat untuk memosisikan diri sesuai perannya masing-masing.

Diskusi berlangsung di SMP NU Putri Nawa Kartika Kudus, Jumat (21/8). Tampak hadir sebagai peserta diskusi aktivis pelajar NU di komisariat-komisariat IPPNU. Pihak penyelenggara menghadirkan narasumber antara lain Ketua PAC Muslimat NU Kudus Hj Hidayati, Ketua IPPNU Kudus 1993-1996 Khamidah.

IPPNU Kota Kudus Baca Peluang Perempuan di Era Globalisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Kota Kudus Baca Peluang Perempuan di Era Globalisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Kota Kudus Baca Peluang Perempuan di Era Globalisasi

"Peran pendidik yang awal dan utama adalah dari seorang ibu, tak hanya itu seorang wanita juga menjadi tiangnya negara, tulang punggung negara. Jika wanita di negara tersebut baik, kokohlah bangunan negara tersebut," kata Hj Hidayati.

HMI Tegal Kab

Sementara Khamidah menyoroti soal moral dan akhlak sebagai pendidikan yang  utama. "Pendidikan yang terpenting terletak pada pendidikan moral dan akhlaknya, kita harus menanamkan akhlakul karimah di manapun dan semampu kita," kata pembina IPPNU Kota Kudus.

Masalah prestasi kaum perempuan juga menjadi pembahasan dalam diskusi ini.

HMI Tegal Kab

"Sekarang tak ada batasan untuk wanita yang ingin menjadi pemimpin, memang seharusnya perempuan tak harus selalu menjadi makmum, kadangkala harus pula berada di samping dan di  depan," ujar Ketua IPPNU Kudus 2000-2002 Noor Hidayah menambahkan. (Ilma/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Halaqoh, Khutbah, Santri HMI Tegal Kab

Jumat, 09 Februari 2018

Menag Akui Anggaran Pendidikan Masih Rendah

Jakarta, NU.Online
Menteri Agama RI Prof DR KH Sayyid
Agil Husein Almunawar MA mengakui kualitas pendidikan Indonesia jauh tertinggal dengan negara-negara lain di dunia akibat rendahnya anggaran pendidikan yang dialokasikan pemerintah.

"Mana bisa dengan anggaran hanya Rp 600 miliar harus dipakai untuk pembangunan pendidikan di seluruh Indonesia, lalu yang dibangun itu apanya, karena itu jangan salahkan bila kita tertinggal terus dalam pendidikan," katanya di Pesantren Riyadush Sholihin, Gebang, Jember, Kamis malam.

Kehadiran Menag di Jember itu untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana dan prasarana pendidikan terpadu tingkat madarasah dan strata I oleh Yayasan Riyadush Sholihin kabupaten Jember dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.

Dalam acara yang sekaligus memperingati 25 tahun Yayasan Riyadush Sholihin di pelataran pondok pesantren itu, Menag menyatakan kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh tertinggal, padahal bangsa Indonesia sudah sekian tahun merdeka, namun kepedulian terhadap pendidikan sangat rendah.

Untuk itu, katanya, diperlukan pembenahan secara bertahap yang tentunya disertai dengan peningkatkan anggaran pendidikan

"Alhamdullilah, pemerintah sekarang telah menaikkan anggaran pendidikan dari Rp5 triliun menjadi Rp11 triliun, karena itu anggaran untuk sekolah yang hanya Rp600 miliar diharapkan akan meningkat pula," katanya di hadapan ribuan siswa, ustadz, dan masyarakat sekitar pesantren.

Menurut dia, jika sistem diterapkan pada tahun ini banyak siswa-siswi tidak lulus dalam ujian akhir, maka hal itu juga merupakan bagian dari perlunya peningkatan kualitas pendidikan, sehingga tidak ada lagi istilah "belajar dan tidak belajar sama saja" karena ada jaminan lulus.

"Hal itu akan diterapkan secara bertahap, sehingga tidak ada lagi ’mark up’ nilai, karena rujukannya jelas yakni kualitas," katanya.

Dia memaparkan dari 174 negara di dunia, bangsa Indonesia berada pada urutan ke-112 di bawah Vietnam satu poin yakni 111, sedang Malaysia urutan 59, dan Singapura bertengger di urutan 26.

"Lalu pertanyaannya kapan kita berada di bawah urutan 100," katanya.Oleh karena itu, diharapkan secara bertahap pendidikan itu dilakukan pembenahan, sehingga bila anggaran pendidikan itu sudah 20 persen APBN, maka diharapkan dalam waktu yang tidak lama akan dapat mengejar ketertinggalan itu.

"Jangan seperti sekarang ini, jumlah lulusan doktor Indonesia berada di bawah Malaysia yakni per 1 juta penduduk hanya 65 orang, sedang Malaysia per 1 juta penduduk 85 orang. Gelar doktor terbanyak di negara Israel yaitu per 1 juta penduduk terdapat 16 ribu orang doktor," katanya. (Ant/Cih)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Meme Islam, Halaqoh, Pertandingan HMI Tegal Kab

Menag Akui Anggaran Pendidikan Masih Rendah (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Akui Anggaran Pendidikan Masih Rendah (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Akui Anggaran Pendidikan Masih Rendah

Senin, 05 Februari 2018

Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim

London, HMI Tegal Kab. Pemimpin keagamaan Iran mengharamkan chatting online antara laki-laki dan perempuan yang tidak punya hubungan keluarga.

Ayatollah Ali Khamenei lewat situsnya menerbitkan fatwa larangan chatting online tersebut.

Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim (Sumber Gambar : Nu Online)
Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim (Sumber Gambar : Nu Online)

Iran Haramkan Chatting Cowok-Cewek bukan Muhrim

Khamenei juga menyebut chating online sebagai kelakuan tidak bermoral.

HMI Tegal Kab

Fatwa tersebut diterbitkan menyusul larangan penggunaan WeChat, aplikasi di smartphone untuk berkirim pesan.

Facebook dan Twitter serta jejaring lainnya sudah dilarang di Iran.

HMI Tegal Kab

Khamenei ditanya tentang chatting online antar lelaki dan perempuan dan dia menjawab sebagaimana dikutip Dailymail:  "Mengingat perilaku tak bermoral yang sering terjadi, maka hal tersebut tidak diperbolehkan."

Di sisi lain, meskipun ada larangan, banyak pejabat Teheran memiliki akun baik Facebook maupun Twitter.

Salah satunya adalah Presiden Hassan Rowhani yang memiliki 163 ribu follower di Twitter.

Banyak warga Iran "mengakali" larangan itu dengan menggunakan proxy server agar tetap bisa mengakses jejaring sosial. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Halaqoh HMI Tegal Kab

Kamis, 01 Februari 2018

Berkunjung ke PBNU, Dubes Korea Ingin Tahu Islam Indonesia

Jakarta, HMI Tegal Kab. Selain Duta Besar India Gurjit Singh, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Selasa (4/6) kemarin juga menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan Kim Young-sun di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat. 

Berkunjung ke PBNU, Dubes Korea Ingin Tahu Islam Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Berkunjung ke PBNU, Dubes Korea Ingin Tahu Islam Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Berkunjung ke PBNU, Dubes Korea Ingin Tahu Islam Indonesia

Kim Young-sun bersama rombongan disambut langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra dan beberapa staf PBNU urusan kerjasama luar negeri.

“Dubes Korea baru pertama kali berkunjung ke PBNU. Mereka ingin tahu tentang NU khususnya, dan tentang Islam Indonesia secara umum. Ia menanyakan, kenapa Islam di Indonesia yang mayoritas bisa hidup berdampingan dengan non muslim dengan baik,” kata KH Said Aqil Siroj kepada HMI Tegal Kab usai pertemuan.

HMI Tegal Kab

Kepada Kim Young-sun, ia menjelaskan, karakter bangsa Indonesia semenjak awal memang saling menghargai berbagai keyakinan dan kepercayaan masyarakat. Karakter ini dikembangkan oleh NU dengan prinsip tasamuh, atau toleransi.

“Saya jelaskan semua, kenapa Islam Indonesia bisa berdampingan dengan non muslim. Ya walaupun di sana-sini masih ada beberapa kasus, tapi jika dibandingkan dengan Timur Tengah, Indonesia masih lebih baik,” kata Kang Said.

HMI Tegal Kab

Suasana kunjungan itu berlangsung akrab dan penuh canda tawa, terutama ketika Kim Young-sun dicecar banyak pertanyaan oleh PBNU tentang Ginseng Korea.

Dalam kunjungan itu Dubes Korea menawarkan kerjasama dengan PBNU dalam pendirian rumah sakit di Indonesia. Dubes juga mengundang secara khusus PBNU untuk datang ke kantor kedutaan dan berkunjung ke negeri ginseng.

Penulis: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Halaqoh HMI Tegal Kab

Selasa, 09 Januari 2018

Diikuti 1024 Pesantren, Pembukaan Kompetisi LSN 2016 Digelar di Balikpapan

Balikpapan, HMI Tegal Kab. Liga Santri Nusantara kembali digelar pada tahun 2016. Setelah tahun sebelumnya LSN diikuti oleh 184 pesantren Pesantren, pada pelaksanaan LSN tahun ini akan diikuti oleh 1.024 Pondok Pesantren di Indonesia.

Diikuti 1024 Pesantren, Pembukaan Kompetisi LSN 2016 Digelar di Balikpapan (Sumber Gambar : Nu Online)
Diikuti 1024 Pesantren, Pembukaan Kompetisi LSN 2016 Digelar di Balikpapan (Sumber Gambar : Nu Online)

Diikuti 1024 Pesantren, Pembukaan Kompetisi LSN 2016 Digelar di Balikpapan

Menurut Ketua Liga Santri Nusantara Abdul Ghaffar Rozin, pembukaan kick off secara nasional akan dilangsungkan di Balikpapan pada 19 Agustus 2016. "Tepatnya di Stadion Persiba Balikpapan," katanya.

Lelaki yang akrab disapa Gus Rozin ini melanjutkan, pada pembukaan kick off LSN 2016 akan dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Gubernur Kalimantan Timur, Wali Kota Balikpapan, dan kiai/tokoh Pondok Pesantren di Balikpapan.

"Ini akan menjadi langkah baik bagi santri yang memiliki skill dan semangat olahraga yang cukup menjanjikan bagi masa depan persepakbolaan Indonesia," tegasnya.

Sedangkan, menurut Sekretaris LSN Koirudin Abbas mengatakan, kick off pembukaan LSN secara nasional dilakukan secara unik dan kreatif. "Kalau biasanya, kick off dalam dunia sepak bola dibuka dengan tendangan, pada kali ini dilakukan dengan menabuh bedug sebanyak lima buah," tambah pria yang akrab disapa Cak Din ini.

HMI Tegal Kab

Selain itu, lanjut Cak Din, pertunjukan kesenian khas dunia pesantren akan diperlihatkan pada kick off LSN tahun ini. Mulai dari seni hadrah sampai pertunjukan pencak silat yang dibawakan oleh Pagar Nusa.

"Bahwa santri merupakan bagian terpenting menjaga tradisi Indonesia. Dan melalui sepak bola, santri dan pesantren akan memajukan dunia olahraga Indonesia. Liga Santri ini milik seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Pada laga pembukaan kick off Liga Santri Nusantara 2016 ini akan mempertemukan Ponpes Naam dan Ponpes Al Muhajirin yang masing tim berasal dari Regional Kalimantan I yang meliputi Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Selain itu, pada pembukaan kick off LSN 2016 ini akan ada pertandingan eksebisi antara Tim PON Kaltim berhadapan dengan Tim PON Jabar. (Rizam Syafiq/Fathoni)

HMI Tegal Kab

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Halaqoh, Pesantren, Kajian Sunnah HMI Tegal Kab

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock