Jumat, 15 Desember 2017

Asad Ali: Meski Ditekan, NU Tetap Pertahankan Pancasila

Lombok Utara, HMI Tegal Kab. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Asad Said Ali menyebutkan, orang NU tidak mungkin menjadi pemberontak. Meskipun pernah ditekan rezim, NU justru menjadi satu-satunya ormas yang tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

As’ad menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara kunci pada saat pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Lanjut (PKL) di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (20/5).

Asad Ali: Meski Ditekan, NU Tetap Pertahankan Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Asad Ali: Meski Ditekan, NU Tetap Pertahankan Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Asad Ali: Meski Ditekan, NU Tetap Pertahankan Pancasila

Menurut penulis buku “Negara Pancasila” ini, NU menjunjung tinggi kebersamaan dan lestarinya kebhinekaan di Tanah Air sebagaimana nilai yang terkandung dalam Pancasila. "Pada dasarnya kita diciptakan majemuk tidak melihat warna kulit dan tidak membeda-bedakan,” tuturnya.

Seperti diketahui dalam sejarah, forum Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama tahun 1983 sepakat menerima Pancasila sebagai asas tunggal lantaran dinilai selaras dengan nilai-nilai Islam yang dijunjung tinggi NU. Padahal, saat itu NU sedang digembosi perannya secara politk oleh pemerintahan Orde Baru.

HMI Tegal Kab

Pada kesempatan itu, Asad banyak mengulas gerakan radikalisme dan pentingnya penguatan Ahlusunah wal Jamaah sebagai pilar membangun negeri.

HMI Tegal Kab

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu yang membuka acara PKL tersebut, mengatakan, radikalisme menjadi peringatan bagi kerukunan di Indonesia. Ia menilai, peran pesantren sebagai solusi.

"Pesantren pada umumnya sangat moderat, ponpes sangat strategis dalam rangka menangkal radikalisme keagamaan. Kami sangat mendukung apa yang dilaksanakan GP Ansor. Kami mengimbau kepada para tuan guru dan ustadz untuk mengintensifkan pembinaan kepada ummat terutama para tokoh-tokoh agama," harapnya.

Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung hingga 23 Mei 2015.? Dalam acara pembukaan, hadir pula Ketua PWNU NTB TGH Ahmad Taqiudin Mansyur, Kepala Kanwil BPN NTB H Budi Suryanto, Bupati Kabupaten Lombok Utara H Djohan Sjamsu, Ketua PCNU Kabupaten Lombok Utara H Sa’i, H Muallif dari Kemenag Kabupaten Lombok Utara, dan sejumlah tokoh lain dari polres, DPRD KLU. (Hadi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Sunnah, Khutbah, Syariah HMI Tegal Kab

HMI Tegal Kab HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM. Asad Ali: Meski Ditekan, NU Tetap Pertahankan Pancasila di HMI Tegal Kab ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock