Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Februari 2018

KH Zainal Abidin, Pendiri Pesantren Tertua di Blora

Setiap tanggal 13 Rabiul Awwal, kompleks Pondok Pesantren Mambaul Huda Desa Talokwohmojo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora dipadati ribuan jamaah. Pasalnya, hari itu merupakan puncak peringatan haul KH Zainal Abidin. Almarhum dikenal sebagai pendiri Mambaul Huda, pondok pesantren tertua di Kabupaten Blora Jawa Tengah.?

KH Zainal Abidin adalah putra bungsu Longko Pati, tokoh agama asal Nganguk Pati yang kemudian hijrah ke Blora. Di tempat baru, tepatnya di Desa Banjarwaru Kecamatan Ngawen, Zainal Abidin dilahirkan.?

KH Zainal Abidin, Pendiri Pesantren Tertua di Blora (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Zainal Abidin, Pendiri Pesantren Tertua di Blora (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Zainal Abidin, Pendiri Pesantren Tertua di Blora

Pada zamannya, sosok KH Zainal Abidin tampak menonjol dalam hal pengetahuan agama. Tak pelak, tokoh dari Desa Talokwohmojo tertarik untuk menikahkan putrinya Nyai Kaminah dengan pemuda Zainal.?

Selanjutnya, sang mertua mewakafkan sebidang tanah untuk keperluan syiar Islam. Maka, pada 1900 dibangunlah sebuah langgar alias musala kecil untuk pengajian Alquran dan kitab kuning oleh KH Zainal Abidin. Selain itu, sejak 1908 Almarhum KH Zainal Abidin juga dikenal sebagai mursyid Tarekat Naqsabandiyah Kholidiyah. Sanad tarekat diperolehnya dari KH Ahmad Rowobayan Padangan Bojonegoro. ?

"Sejak saat itu beliau resmi mendapat izin mengajar dan membaiat santri-santri tarekat," ujar K Munir, salah satu cucu almarhum.

HMI Tegal Kab

KH Zainal Abidin tercatat dua kali menikah. Dari istri pertama Nyai Kaminah, almarhum dikaruniai delapan orang anak. Sedangkan dari istri kedua Nyai Ruqayah, beliau dikaruniai lima orang anak.?

Almaghfurlah KH Zainal Abidin wafat pada 1922, dikebumikan di lingkungan pesantren Talokwohmojo. Sepeninggal almarhum, kepengasuhan pesantren dilanjutkan oleh KHA Hasan dari tahun 1922 hingga 1942.?

Sepeninggal Kiai Hasan tahun 1942, estafeta kepemimpinan pesantren dilanjutkan oleh KH Ismail. Sebelum mengurus pesantren, kiai yang merupakan murid kinasih KH Kholil Kasingan Rembang ini sempat berguru kepada Syekh Hasyim Asyari di Tebuireng.?

Semasa kepemimpinan KH Ismail (1942-1956), pesantren Mambaul Huda mengalami perkembangan cukup pesat. Santri dari luar daerah mulai berdatangan.?

HMI Tegal Kab

Sepeninggal KH Ismail, pengasuh pesantren dilanjutkan oleh KH Nachrowi. Sejak saat itu, pengasuh santri syariat dan santri tarekat mulai dipisahkan. KH Nachrowi mengasuh santri tarekat, sedangkan santri syariat dipercayakan pada KH Abbas bin Zainal Abidin.?

KH Abbas meninggal dunia pada 1976. Sepuluh tahun kemudian KH Nachrowi menyusul menghadap Sang Ilahi. KH Nachrowi mengasuh pesantren selama 34 tahun, yakni dari tahyn 1965 hingga 1980.

Konon nama Mambaul Huda muncul di masa duet kepemimpin KH Nachrowi dan KH Abbas. Sepeninggal KH Nachrowi, pengasuh santri tarekat berturut-turut dilanjutkan oleh KH Musthofa Nachrowi dan KH Labib bin Musthofa.

Adapun urutan pengasuh santri syariat setelah KH Ismail adalah KH Abbas bin Zainal Abidin. "Saat ini diteruskan oleh KH Ali Ridlo dan KH Idrus," ujar K Munir, Sekretaris Desa Talokwohmojo.





Markas Perjuangan

Di masa silam, Pesantren Mambaul Huda adalah salah satu tempat berhimpunnya ulama dan pejuang. Saat pemberontakan PKI tahun 1948, misalnya, Mambaul Huda menjadi tempat bernaungnya rakyat maupun pejabat.?

Betapa tidak? Akhir September 1948 Blora dikuasai PKI Muso yang hendak membentuk pemerintahan baru. Bahkan, Bupati Blora dan sejumlah tokoh pun menjadi korban kebiadaban PKI saat itu.?

Semasa agresi Belanda II tahun 1949 Mambaul Huda menjadi markas pertahanan tentara dan para sukarelawan pejuang. (Akhmad Saefudin, penulis Buku 17 Ulama Banyumas)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Ubudiyah, Lomba, Tegal HMI Tegal Kab

Senin, 29 Januari 2018

Forum Pesantren Se-Jateng Bahas Persoalan Kebersihan Pesantren

Semarang, HMI Tegal Kab

Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) wilayah Jawa Tengah H Abu Choir selaku pembicara menegaskan, An-Nadhafatu minal iman (kebersihan adalah sebagian dari iman) merupakan etika santri. Kebersihan merupakan sunnah Nabi, pelajaran etika, dan lingkungan yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW.?

Kebersihan inilah yang menjadi pembahasan dalam Pembahasan Pesantrenku Bersih Pesantrenku Sehat (PBPS) menjadi diskusi antara ketua FKPP cabang se-Jawa Tengah, Senin (29/2).

Forum Pesantren Se-Jateng Bahas Persoalan Kebersihan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Forum Pesantren Se-Jateng Bahas Persoalan Kebersihan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Forum Pesantren Se-Jateng Bahas Persoalan Kebersihan Pesantren

"Kebersihan menjadi gerbang hadirnya kesehatan pesantren, baik jasmani maupun rohani," papar pengurus Rabithah Maahid Islamiyyah NU Jateng itu.

?

HMI Tegal Kab

Bila kita tilik, tambahnya, dahulu para kiai mendirikan pesantren mengajarkan kebersihan sebagai laku utama. Petuah kiai mengajarkan bahwa bersih lingkungan dan suci batin menjadi identitas kaum santri. Ditambah nilai-nilai kebersihan di pesantren mengandung dimensi fisik, etik, estetik, dan spiritual.

?

Kalau dikaitkan dengan gerakan AyoMondok yang diusung berbagai elemen yang dimotori PP RMINU, hal ini bisa menjadi gerakan lanjutan untuk penguatan dari dalam bagi pesantren. Gerakan PBPS ini perlu ditindaklanjuti, karena efeknya akan cukup signifikan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

?

PBPS ini terdiri atas pelatihan manajemen kebersihan, membentuk relawan kebersihan pesantren, sertifikasi manajemen PBPS oleh FKPP Jateng (ada bisyaroh bagi yang berhasil: sertifikat, fasilitasi, menjadi profil di website, dan rujukan pesantren lain).?

HMI Tegal Kab

Selian itu, imbuh Abu Choir, gerakan cinta PBPS dengan mengunjungi pesantren atau kegiatan tertentu, melakukan aksi bersih-bersih bersama relawan kebersihan. Hal ini secara tidak langsung akan merubah paradigma yang berkembang di pesantren tentang kebersihan.

?

"Merubah maindset warga pesantren tentang kebersihan ditambah menemukan tips dan trik manajemen lingkungan dan kebersihan pesantren karena karakter tiap pesantren berbeda-beda," tutup Abu Choir. (M Zulfa/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Olahraga, Lomba HMI Tegal Kab

Rabu, 03 Januari 2018

Banyak Orang Tafsirkan Pancasila secara Sempit

Jakarta, HMI Tegal Kab - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) Abdul Ghopur menyatakan keprihatinannya melihat aksi-aksi intoleran yang belakangan marak. Menurutnya, para pelaku aksi intoleransi kadang mengatasnamakan Pancasila untuk aksi intoleransinya itu.

Demikian disampaikan Ghopur saat membuka seminar perdana Otokritik Indonesia perihal toleransi yang diselenggarakan LKSB di Gedung PBNU lantai 8, Jakarta, Jumat (16/12) siang.

Banyak Orang Tafsirkan Pancasila secara Sempit (Sumber Gambar : Nu Online)
Banyak Orang Tafsirkan Pancasila secara Sempit (Sumber Gambar : Nu Online)

Banyak Orang Tafsirkan Pancasila secara Sempit

Ia melihat adanya kesalahpahaman di kalangan pemuda terutama dalam hal berbangsa dan bernegara. Kesalahpahaman ini, menurutnya, dipicu oleh kurang maksimalnya transfer pengetahuan kebangsaan atau tidak menyebar secara merata di kalangan generasi muda saat ini.

“Tidak heran kalau itu penyebabnya banyak orang menafsirkan Pancasila secara sempit,” kata Ghopur yang juga Wakil Ketua PP Lesbumi.

HMI Tegal Kab

Sementara Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Crhisman Damanik menegaskan, banyak anak bangsa sekarang tercerabut dari akar historis Pancasila. Mereka kehilangan arah.

HMI Tegal Kab

“Mereka melakukan praktik-praktik sosial dan politik yang jauh dari cita-cita persatuan dan semangat keadilan sosial yang digariskan para pendiri bangsa Indonesia,” kata Chrisman.

Diskusi ini sebelumnya diberi sambutan oleh Wakil Ketua Umum PBNU Prof Dr M Maksum Machfoedz. Forum ini diikuti oleh puluhan aktivis pemuda yang tergabung dalam gerakan-gerakan kemahasiswaan dari pelbagai latar belakang agama. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Ahlussunnah, Lomba, Cerita HMI Tegal Kab

Rabu, 27 Desember 2017

Trump Akan Hentikan Visa Tujuh Negara Muslim

Washington, HMI Tegal Kab



Presiden Donald Trump dilaporkan siap menangguhkan program pengungsian AS selama empat bulan dan akan menghentikan visa bagi tujuh negara berpenduduk Muslim - beberapa langkah yang akan diberlakukan secepatnya.

Semua permohonan visa dari negara-negara yang dianggap sebagai ancaman teroris - Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia dan Yaman - akan dihentikan selama 30 hari.

Trump Akan Hentikan Visa Tujuh Negara Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Trump Akan Hentikan Visa Tujuh Negara Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Trump Akan Hentikan Visa Tujuh Negara Muslim

Dalam kampanye saat menjadi kandidat presiden, Trump berulangkali menyampaikan, jika terpilih menjadi presiden, akan melarang Muslim masuk ke Amerika Serikat. Penyataannya ini mengundang kecaman dari berbagai pihak.

Menurut rancangan perintah eksekutif yang dipublikasikan di media AS, termasuk Washington Post, para pengungsi dari Suriah akan dilarang dalam jangka waktu tak terbatas.

Program penerimaan pengungsi AS akan ditangguhkan selama 120 hari sementara beberapa pejabat senior menyusun daftar negara-negara yang dianggap tidak menimbulkan risiko keamanan.

HMI Tegal Kab

Sementara itu, Pentagon akan diperintahkan untuk memanfaatkan waktu selama 90 hari untuk menyusun rencana pembentukan "zona aman" di dalam atau di dekat Suriah, tempat para pengungsi bisa berlindung dari perang saudara yang terjadi di sana.

Belum jelas apakah rancangan yang dipublikasikan itu merupakan versi akhir atau kapan Trump akan secara resmi menandatanganinya, tetapi rancangan itu akan melengkapi janji-janji kampanyenya.?

HMI Tegal Kab

"Lihatlah, presiden berbicara panjang lebar tentang beberapa langkah ekstrem," ujar juru bicara Gedung Putih Sean Spicer kepada wartawan, menjanjikan "aksi lebih lanjut pekan ini," demikian AFP. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Lomba, Hikmah HMI Tegal Kab

Minggu, 17 Desember 2017

Pengurus Ranting GP Ansor Se-Kecamatan Tongas Dilantik Massal

Probolinggo, HMI Tegal Kab - Sedikitnya 42 orang pengurus Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Kecamatan Tongas dilantik secara massal (bersamaan) oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin di Pendopo Kecamatan Tongas, Sabtu (4/11) pagi.

Pelantikan yang dirangkai dengan Festival Majelis Dzikir Shalawat Rijalul Ansor ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi Saifullah didampingi sejumlah pengurus, Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis, Forkopimka Tongas serta Forum Silaturahmi Ulama dan Umara Kecamatan Tongas yang dipimpin oleh Kiai Dikri Muis.

Pengurus Ranting GP Ansor Se-Kecamatan Tongas Dilantik Massal (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengurus Ranting GP Ansor Se-Kecamatan Tongas Dilantik Massal (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengurus Ranting GP Ansor Se-Kecamatan Tongas Dilantik Massal

H Hasan Aminuddin mengatakan bahwa GP Ansor sebagai organisasi pemuda terbesar di Kabupaten Probolinggo hendaknya menguatkan institusi kelembagaan serta menjadi organisasi yang mandiri dan terus memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Kader GP Ansor di Kabupaten Probolinggo harus mampu meneruskan estafet perjuangan organisasi NU yang dapat menjawab tantangan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

HMI Tegal Kab

Menurut Hasan, masyarakat harus senantiasa bersyukur karena masih diberikan sehat wal afiat oleh Allah SWT. Selaku umat Nabi Muhammad SAW semasa masih ada kesempatan hidup di dunia ini perbanyaklah ibadah dan ungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT serta bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Bershalawatlah dengan hati yang ikhlas dan khusyuk agar mendapatkan syafaat Baginda Rasul Muhammad SAW. Dengan peradaban zaman yang modern ini dan tidak terpengaruh hal-hal negatif yang merusak masa depan generasi bangsa, haruslah memperbanyak bermunajat serta berdoa kepada Allah SWT,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

HMI Tegal Kab

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Aswaja, Lomba, Berita HMI Tegal Kab

Minggu, 10 Desember 2017

GP Ansor Kota Ternate Adakan Diklatsar Angkatan Pertama

Ternate, HMI Tegal Kab?

Gerakan Pemuda Ansor Kota Ternate, Maluku Utara menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Ternate.?

GP Ansor Kota Ternate Adakan Diklatsar Angkatan Pertama (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Kota Ternate Adakan Diklatsar Angkatan Pertama (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Kota Ternate Adakan Diklatsar Angkatan Pertama

Di kota yang terletak dibawah kaki gunung Gamalama tersebut, sebanyak 60 Banser dilatih serta dididik untuk menjadi kader yang berkualitas. Mereka menerima materi di dalam ruangan maupun lapangan selama 4 hari, mulai (19/1) sampai (22/1).

Di antara materi ruangan pada Dikalatsar itu adalah ke-Aswaja-an, keindonesiaan, ke-NU-an, pendidikan pendahuluan bela negara, peraturan organisasi dan lain-lain. Sedangkan materi lapangan meliputi kerja sama, pembentukan karakter, PBB dan TUB.

Dikalatsar tersebut juga diwarnai dengan apel Kesetiaan terhadap ? Pancasila dan NKRI yang dihadiri PWNU, PCNU, TNI dan Polri serta elemen masyarakat yang lain. Kemudian dilanjutkan dengan aksi donor darah.

"Kami atas nama Pimpinan Wilayah GP Ansor Maluku Utara, mengapresiasi PC GP Ansor Kota Ternate yang mengadakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar,” ungkap Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Maluku Utara Salim.

HMI Tegal Kab

Menurut Salim, Banser yang sangat dibutuhkan di masyarakat untuk berbuat dan berkarya nyata membangun, mengembangkan dan menjaga visi misi organisasi serta NKRI.?

“Banser adalah pasukan inti GP Ansor yang memiliki fungsi stabilisator, dinamisator, katalisator serta kaderisasi, sehingga mutlak diperlukan untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.?

Salim menambahkan, sekarang banyak gerakan Islam yang radikal, sehingga diharapkan Banser ini mampu, membimbing, mencerdaskan, serta menjaga keberlangsungan Aswaja an-nahdhiyyah dan NKRI.

Sementara Ketua PC GP Ansor Kota Ternate Rahdi Anwar mengatakan, Diklatsar tersebut merupakan angkatan pertama dan akan terus diadakan agar GP ANsor semakin berkembang di kota Ternate khususnya, serta Provinsi Maluku Utara pada umumnya."?

HMI Tegal Kab

"Enam puluh kader angkatan pertama ini akan menjadi pionir kaderisasi. Selanjutnya akan merekrut anggota baru. Diharapkan 2 bulan yang akan datang Diklatsar angkatan kedua dilaksanakan," harapnya.?

Personalia Asrendiklat Satkornas Banser Sujani sebagai instruktur kegiatan tersebut mengatakan menyebutkan, peserta Diklatsar Ternate tersebut serius mengikuti tiap materi yang diberikan.

“Diskusi pun kami lakukan di dalam maupun lapangan untuk mencari kualitas kader. Apalagi banyak juga peserta yang masih berstatus mahasiswa sehingga pola dan daya pikirnya banyak gagasan dan ide untuk mengembangkan organisasi,” pungkasnya. (Herry Budi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Khutbah, Lomba, Hadits HMI Tegal Kab

Rabu, 06 Desember 2017

Tujuh Menteri NU Diharap Bantu Berdayakan Warga

Jakarta, HMI Tegal Kab. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj berharap tujuh menteri yang memiliki latar belakang NU turun mendorong kemajuan komunitas NU yang selama Orde Baru dipinggirkan dan dimarginalkan sehingga potensinya tidak bisa berkembang dengan maksimal.?

“Tidak ada menteri yang secara resmi diusulkan oleh PBNU, tetapi diantara menteri tersebut ada beberapa yang merupakan warga NU. Kita doakan mereka dapat kekuatan lahir batin untuk menjalankan amanah yang sangat berat itu dan jangan lupa atas warga NU dan bangsa pada umumnya,” katanya, Rabu.

Tujuh Menteri NU Diharap Bantu Berdayakan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Tujuh Menteri NU Diharap Bantu Berdayakan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Tujuh Menteri NU Diharap Bantu Berdayakan Warga

Para menteri yang berlatar belakang NU diantaranya adalah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (ketua umum Muslimat NU), Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (mantan pengurus Lakpesdam NU), Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (PKB), Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jakfar (PKB), Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (PKB), Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M. Nasir (pengurus Ikatan Sarjana NU) dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno (pengurus PWNU Yogyakarta).?

HMI Tegal Kab

Ia menambahkan, presiden SBY telah memberi perhatian yang cukup besar terhadap pemberdayaan warga NU, diantaranya upaya pendirian 23 Universitas NU di seluruh Indonesia.

“Kita dengan pak SBY, terima kasih banyak, antara lain berdirinya Universitas NU sampai 23 ini berkat perintah Pak SBY kepada Pak Nuh (mendikbud),” tandasnya.

HMI Tegal Kab

Tentunya, Kiai Said berharap program-program pemberdayaan warga NU tersebut dapat terus dilanjutkan dalam pemerintahan saat ini. Ia menegaskan, NU siap diajak bekerjasama dalam berbagai program pemberdayakan masyarakat.?

“Saya jamin, kalau program pemerintah ngajak kader NU, insyaallah beres. Karena kita kalau bekerja sungguh-sungguh, kita biasa kerja bakti,” tandasnya. (mukafi niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

HMI Tegal Kab Lomba, Kajian Sunnah, Pahlawan HMI Tegal Kab

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs HMI Tegal Kab sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik HMI Tegal Kab. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan HMI Tegal Kab dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock